Mengejutkan: Raih 4 Kursi DPRD Surabaya, PSI Sejajarkan Diri dengan Demokrat dan Kalahkan 3 Parpol Lama


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 pada Rabu (8/5) kemarin.

Dalam repat pleno rekapitulasi yang berlangsung sejak 30 April 2019 yang lalu, telah ditetapkan hasil rekapitulasi untuk Pilpres 2019, dan Pemilihan Legislatif untuk DPRD Kota, Provinsi, DPR RI, dan DPD RI.

Untuk pemilihan legislatif tingkat DPRD Kota Surabaya, suara terbanyak diraih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dengan total dukungan warga Surabaya sebanyak 418.872 suara.

Yang cukup mengejutkan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai baru, mampu mengalahkan partai yang sudah lama eksis di Kota Surabaya, dengan mengumpulkan 90.758 suara (6,66%). Jumlah suara yang dikumpulkan PSI ini mengalahkan NasDem, PAN, dan PPP.

Pada Pemilu 2019 ini, PSI mampu tempatkan 4 kadernya di kursi DPRD Kota Surabaya, sejajar dengan Partai Demokrat yang juga raih 4 kursi.

Berikut nama-nama kader PSI yang akan duduk di kursi DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024;

Rekapitulasi KPU Kota Surabaya untuk suara DPRD Kota Surabaya berdasarkan perolehan kursi.

1. Alfian Limardi (Dapil 1) mendapat 2.964 suara
2. William Wirakusuma (Dapil 3) mendapat 5.142 suara
3. Tjutjuk Supariono/Khendy Ferary (Dapil 4) masing-masing dapat 2.502 suara
4. Josiah Michael (Dapil 5) mendapatkan 3.883 suara.

Berikut Table Perolehan Kursi Untuk DPRD Kota Surabaya di Pemilu 2019;

NoPARTAIKURSITOTAL%DAPIL 1DAPIL 2DAPIL 3DAPIL 4DAPIL 5
TOTAL501.362.973277.013285.314263.437259.585277.624
1PKB5153.50911,26%29.37732.74136.32722.87332.191
2Gerindra5128.0169,39%25.56727.18421.95927.93825.368
3PDIP15418.87230,73%95.78780.87773.10392.39276.713
4Golkar5115.1298,45%19.80223.23625.10322.64024.348
5NasDem386.2646,33%20.39623.70111.41812.57318.176
8PKS5116.1378,52%23.64321.90423.95924.01322.618
10PPP156.2424,13%10.76026.8325.4565.8247.370
11PSI490.7586,66%18.18911.34229.65913.74217.826
12PAN378.2635,74%17.29918.72613.92817.00311.307
14Demokrat4119.7838,79%16.19318.77122.52520.58741.707

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close