Madura Pemasok TKI Ilegal Terbesar

1
71
Para TKI ilegal yang dipulangkan dari Malaysia.

SURABAYA – Pulau Madura menjadi  daerah pemasok tenaga kerja Indonesia ilegal terbesar di Jawa Timur. Fakta itu membuat anggota DPRD Jawa Timur Baddrut Tamam prihatin. Tamam adalah anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan Madura.

Munurut Baddrut, masalah TKI ilegal itu adalah masalah yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Sementara, pemerintah tidak akan bisa menghentikannya selama di negara sendiri tidak menyediakan lowongan kerja yang layak.

Anggota Komisi E DPRD Jatim itu menegaskan, selama ini banyaknya TKI ilegal yang ada di Malaysia dan Arab Saudi tak lepas peran dari para tekong yang memiliki akses di kedua negara tersebut. Hal ini sulit dihentikan jika tidak ada kebijakan pemerintah pusat atau provinsi menyediakan lowongan kerja.

“Pemerintah harus turun tangan, karena itu selama pemerintah tak menyediakan, maka mereka tetap jadi TKI. Apalagi masyarakat menilai para TKI itu berhasil membangun rumah dan memiliki semua tentu menjadi iri masyarakat yang lain, yang akhirnya ikut menjadi TKI ilegal,” ujar ketua Fraksi PKB itu, Kamis(16/2).

Seperti diketahui,  empat kabupaten di Pulau Madura tercatat sebagai pemasok terbanyak tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim menyebutkan lima besar TKI ilegal berasal dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep (Madura), dan Jember.

Lebih rinci, jumlah TKI yang dideportasi dari kelima wilayah itu selama 2016 tercatat sebagai berikut. Sampang 1.238 orang, Pamekasan 747 orang, Sumenep 649 orang, Bangkalan 484 orang, sedangkan Jember sebanyak 408 orang. Jika ditotal dari 20 wilayah, tercatat tahun 2015 ada 6.121 TKI ilegal yang dideportasi, tahun 2016 terjadi penurunan menjadi 5.117 orang.

“Kasus TKI ilegal yang terbanyak  90 persen dari Malaysia. Sisanya 10 persen dari negara tujuan lain,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Jatim Zainal Muhtadin.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Kepolisian Inggris Selidiki Surat Rasis Untuk Pangeran Harry

LONDON, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Inggris mengatakan, Kamis (22/2), pihaknya sedang melakukan penyelidikan setelah satu paket yang berisi bahan misterius dikirim ke sebuah istana kerajaan. Media massa...
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...