KADIN: Surabaya Layak Jadi Kota Kreatif Dunia

SURABAYA – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya Jamhadi, menilai Kota Surabaya sudah layak masuk kategori kota kreatif dunia sesuai standar yang ditetapkan UNESCO, sehingga dapat dijuluki kota kreatif dunia menyusul Pekalongan dan Bandung.

“Untuk itu, Kadin Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya serta kalangan akademisi, pengusaha serta komunitas di Surabaya untuk bersama-sama mewujudkan hal itu,” kata Jamhadi di Surabaya, pada Rabu (13/9).

Menurut Co Founder Surabaya Creative forum (SCF) ini, kota kreatif menjadi elemen penting dalam kemajuan ekonomi di kota itu sendiri.

Selain itu, menurutnya, manfaat dari kota kreatif ini bisa menempatkan kekayaan ragam budaya Surabaya dalam kerangka global.

“Jadi, potensi ekonomi dalam bisnis kreatif ini menguntungkan,” katanya.

Jamhadi mengatakan prosedur untuk menjadi kota kreatif tidaklah sulit, karena Surabaya sudah memenuhi kriteria.

“Ada bukti bahwa kota kreatif dan inovatif itu memiliki penduduk yang sejahtera dengan pendapatan per kapita sangat layak,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, Surabaya memiliki banyak perguruan tinggi bagus yang rata-rata ada jurusan IT dan media.

“Ini bisa mendukung, Surabaya masuk jejaring kota kreatif versi UNESCO,” katanya.

Jamhadi mencontohkan Kota Pekalongan yang sudah lebih dulu menjadi kota kreatif pada tahun 2014, karena 70 persen masyarakat di sana berkarya seperti membatik.

“Untuk mencapai kota kreatif, tergantung kepala daerah setempat,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close