Hanya Seminggu, Jalan Gubeng Yang Ambles Sudah Berfugsi Kembali

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Hanya dalam hitungan seminggu, Jalan Raya Gubeng di Surabaya kini telah bisa difungsikan lagi. Kabar baik ini datang berkat gerak cepat Pemerintah Kota Surabaya dalam memperbaiki jalan yang ambles tersebut.

Kamis (27/12) kemarin Jalan Raya Gubeng resmi dibuka kembali pada pukul 18.00 WIB. Sejumlah kendaraan pun melintas mulai dari sepeda motor, dan mobil. Hanya truk yang masih dilarang untuk melintas. Pembukaan jalan dilakukan setelah dilakukan uji coba oleh kendaraan patroli.

Meski demikian, Jalan Raya Gubeng sementara ini belum bisa dioperasikan penuh, karena baru dua lajur yang dibuka. Ini karena belum dipasangnya SSP (Sheet Steel Piles) yang berupa struktur vertikal memanjang untuk menahan air dan tanah. Pemasangan SSP dibutuhkan waktu sekitar lima hari.

Meski demikian, dibukanya kembali Jalan Gubeng sudah sangat membantu aktivitas warga Surabaya.

Baca juga: Jalan Gubeng yang Ambles, Hari Ini Sudah Diaspal dan Kembali Rata

Bagi yang ingin melihat bagaimana gerak cepat tim perbaikan dan pemulihan Jalan Raya Gubeng yang hanya dalam waktu seminggu pasca-amblesnya jalan sedalam 15-20 meter itu bisa mengembalikannya untuk terhubung/tersambung kembali, silakan menonton video yang diunggah di akun Instagram resmi Dishub Kota Surabaya, @dishubsurabaya, Jumat (28/12).

“Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dan tergabung dalam menyelesaikan perbaikan jalan ambles di Raya Gubeng. Tentunya masih banyak yang harus diselesaikan hingga jalan raya ini normal kembali seperti sedia kala,” kata Dishub Kota Surabaya, Jumat (28/12).

(SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER