Banjir Lumpur, Santri di Jember Mengungsi

0
8
banjir
Banjir (ilustrasi)

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Sekitar 100 lebih santri Pondok Pesantren Ar-Rosyid dan warga Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember, mengungsi ke tempat yang aman akibat banjir yang disertai lumpur menerjang kawasan setempat pada Senin (12/2) malam.

“Turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan air sungai meluap ke jalan dan lama-lama air masuk ke pesantren setinggi 1,5 meter,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo di Jember, Selasa (13/2).

Menurutnya santri yang berada di pesantren terpaksa diungsikan ke tempat yang aman di lantai dua pesantren setempat dan warga diungsikan ke tempat aman karena ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter dan tingginya air tersebut dapat membahayakan keselamatan mereka.

“Dampak kerugian akibat banjir yang disertai lumpur di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bangsalsari, itu menyebabkan dinding Pondok Pesantren Ar-Rosyid jebol, pesantren terendam hingga 1,5 meter, belasan rumah warga di sekitar pesantren juga terendam, dan jembatan sedikit terkikis karena diterjang arus air yang sangat deras,” tuturnya.

Tingginya air yang masuk pesantren tersebut menyebabkan sejumlah peralatan dan perlengkapan yang berada di pondok pesantren, baik milik pesantren maupun milik para santri hilang terbawa banjir.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir di Bangsalsari dan sekarang sudah dilakukan upaya pembersihan bersama-sama oleh perangkat desa, muspika, polisi, dan relawan BPBD Jember,” katanya.

Sementara Camat Bangsalsari Murtadho mengatakan banjir disertai lumpur yang menerjang Pesantren Ar-Rosyid itu sudah terjadi tiga kali karena letak pesantren lebih rendah dan berada di sekitar hilir sungai.

“Kalau di hulu sungai hujan cukup deras, maka sungai di sekitar pondok tidak dapat menampung air dan akan meluap karena banyak endapan, sehingga kami mengusulkan adanya normalisasi sungai,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Jember, banjir tidak hanya menerjang Kecamatan Bangsalsari, namun juga melanda Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, yang menyebabkan pematang jembatan Kedawung tergerus sepanjang 20 meter dan paving desa terkelupas 100 meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Sekolah Pranikah

Kasus Perceraian Tinggi di Surabaya, Pemkot Adakan Sekolah Pranikah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Tingginya kasus perceraian di Kota Surabaya, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mengadakan pembekalan bagi muda-mudi warga Surabaya yang hendak melangsungkan pernikahan. Dengan mengambil...
Sudirman Said.

Sudirman Optimis Pangkas 13 Persen Kemiskinan Jateng

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Sudirman Said optimistis memangkas angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini masih mencapai 13 persen menjadi 6 persen nantinya...

Tidak Lolos Peserta Pemilu 2019, PBB Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya akan mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait tidak...
AHY

Demokrat Tunjuk Agus Harimurti Sebagai Kogasma

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Demokrat menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk persiapan Pemilu 2019 serta memenangkan Pilkada Serentak 2018...

Rute Wisata Transjakarta Ditambah Selama Asian Games

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana menambah rute wisata bus Transjakarta selama penyelenggaraan Asian Games 2018. "Selama berlangsung Asian Games, kami akan menambah...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...