Banjir Lumpur, Santri di Jember Mengungsi

0
36
banjir
Banjir (ilustrasi)

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Sekitar 100 lebih santri Pondok Pesantren Ar-Rosyid dan warga Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember, mengungsi ke tempat yang aman akibat banjir yang disertai lumpur menerjang kawasan setempat pada Senin (12/2) malam.

“Turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan air sungai meluap ke jalan dan lama-lama air masuk ke pesantren setinggi 1,5 meter,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo di Jember, Selasa (13/2).

Menurutnya santri yang berada di pesantren terpaksa diungsikan ke tempat yang aman di lantai dua pesantren setempat dan warga diungsikan ke tempat aman karena ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter dan tingginya air tersebut dapat membahayakan keselamatan mereka.

“Dampak kerugian akibat banjir yang disertai lumpur di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bangsalsari, itu menyebabkan dinding Pondok Pesantren Ar-Rosyid jebol, pesantren terendam hingga 1,5 meter, belasan rumah warga di sekitar pesantren juga terendam, dan jembatan sedikit terkikis karena diterjang arus air yang sangat deras,” tuturnya.

Tingginya air yang masuk pesantren tersebut menyebabkan sejumlah peralatan dan perlengkapan yang berada di pondok pesantren, baik milik pesantren maupun milik para santri hilang terbawa banjir.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir di Bangsalsari dan sekarang sudah dilakukan upaya pembersihan bersama-sama oleh perangkat desa, muspika, polisi, dan relawan BPBD Jember,” katanya.

Sementara Camat Bangsalsari Murtadho mengatakan banjir disertai lumpur yang menerjang Pesantren Ar-Rosyid itu sudah terjadi tiga kali karena letak pesantren lebih rendah dan berada di sekitar hilir sungai.

“Kalau di hulu sungai hujan cukup deras, maka sungai di sekitar pondok tidak dapat menampung air dan akan meluap karena banyak endapan, sehingga kami mengusulkan adanya normalisasi sungai,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Jember, banjir tidak hanya menerjang Kecamatan Bangsalsari, namun juga melanda Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, yang menyebabkan pematang jembatan Kedawung tergerus sepanjang 20 meter dan paving desa terkelupas 100 meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Puasa, Ukurlah Lebih Dahulu Lingkar Pinggang Anda

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan latihan fisik, mental dan spiritual yang dilakukan secara bersamaan, terus menerus...
narkoba

BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Riau-Jakarta

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan BNN Provinsi Riau membongkar sindikat narkoba jaringan Riau-Jakarta yang dikendalikan oleh seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan...

Indonesia Raih Runner Up Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim putri Indonesia menjadi runner up grup setelah pada pertandingan penyisihan turnamen bulu tangkis Piala Uber di Bangkok, Thailand, Rabu (23/5), harus...
KTP-el

Mendagri Minta Masyarakat Proaktif Rekam KTP-el

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta masyarakat yang belum merekam KTP elektronik (KTP-el) untuk proaktif merekam KTP-el sehingga bisa menggunakan hak...

Prabowo Kunjungi Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Selasa malam (22/5), mengunjungi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim...