UU Kewirausahaan Diharapkan Beri Perlindungan Kepada Usaha Mikro

0
11
produk umkm (ilustrasi)

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan UU Kewirausahaan Nasional yang saat ini rancangannya dibahas di Panitia Khusus DPR RI ketika sudah diundangkan bisa memberi perlindungan usaha mikro dan kecil.

“DPR RI sedang menginisiasi pembuatan UU Kewirausahaan Nasional yang saat ini baru rancangan UU (RUU), harapannya yang terpenting bisa memberikan proteksi usaha mikro dan kecil,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Bantul Sulistyanto di Bantul, Kamis (15/2).

Menurut dia, dalam membahas RUU Kewirausahaan Nasional itu Pansus DPR RI sedang meminta masukan ke Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Pemkab Bantul yang terdapat pelaku usaha.

Ia mengatakan, Pansus DPR RI dinilai tepat mencari masukan ke Kabupaten Bantul karena di daerah ini hampir sebanyak 91 persen dari total sekitar 18 ribu pengusaha itu merupakan usaha mikro, sedangkan tujuh persen di antaranya usaha kecil.

“Ternyata itu bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak, rata-rata usaha mikro dan kecil bisa sampai tiga orang, sementara pada usaha kecil bisa sampai 25 tenaga kerja karena masih banyak usaha mikro, maka perlu ada proteksi pemerintah,” katanya.

Menurut dia, proteksi kepada usaha mikro dan kecil itu bisa terkait dengan pengamanan bahan baku agar produksi usahanya lancar, akses permodalan, dan pendampingan usaha.

“Tidak kalah penting adalah pajak, harus ada semacam regulasi mengenai keringanan pajak bagi pengusaha mikro dan kecil karena di Yogyakarta kebanyakan industri kreatif sehingga pemerintah harus bisa memberikan proteksi hak kekayaan intelektualnya,” katanya.

Jika tidak ada proteksi dari pemerintah, maka segala sesuatu yang berhubungan dengan keberlangsungan produksi dan akses permodalan mereka harus mengupayakan sendiri.

“Usaha skala mikro kecil terkadang masih kesulitan biaya, bahkan proses untuk mengakses pembiayaan tidak tahu sehingga pemeirntah harus bisa memfasilitasi untuk mendorong penguatan skala usahanya,” katanya.

Dengan begitu, Sulistyanto mengatakan UU tentang Kewirausahaan Nasional yang ditargetkan diundangkan tahun ini bisa menumbuhkan, menguatkan, dan mengembangkan sektor-sektor usaha mikro kecil.

“Harapannya usaha mikro dan kecil di Bantul semakin tumbuh kuat dan meningkat skalanya sehingga jangan sampai hanya memperkuat industri besar agar punya daya saing dan usahanya berkembang,” katanya. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....