Langkah itu, menurut Aher, sekaligus menjadi upaya mengakhiri sentimen buruk antara Suku Sunda dan Jawa yang secara kultural ternyata masih ada.
“Peristiwa yang terjadi saat Perang Bubat memang masih mempengaruhi emosi kolektif masyarakat pada masa-masa tertentu, seperti saat pemilihan presiden, serta perkawinan. Konon laki-laki Sunda tidak boleh menikahi perempuan Jawa,” ucapnya.
Total jalan arteri tersebut mencapai 36,73 kilometer. Adapun Jalan Siliwangi dimulai dari simpang empat Pelemgurih sampai Simpang Empat Jombor. Panjang ruas jalan Siliwangi ini mencapai 8,58 kilometer.
Jalan Padjadjaran dimulai dari Simpang Empat Jombor sampai Simpang Tiga Maguwoharjo dengan panjang ruas jalan 10 kilometer.
Sedangkan Jalan Majapahit berawal dari Simpang Tiga Janti sampai Simpang Empat Jalan Wonosari dengan panjang ruas jalan 3,2 kilometer.
Jalan Brawijaya, dimulai dari Simpang Empat Dongkelan sampai Simpang Tiga Gamping, dengan panjang ruas jalan 5,86 kilometer.
Untuk Jalan Ahmad Yani dimulai dari Simpang Empat Wonosari sampai Simpang Empat Jalan Imogiri Barat, dengan panjang ruas jalan 6,5 kilometer.
Sedangkan Jalan Prof Dr Wirjono Projodikoro dimulai dari Jalan Imogiri Barat sampai Simpang Empat Dongkelan, dengan panjang ruas 2,78 kilometer. (Ant/SU01)
