Kronologi Erupsi Gunung Merapi

0
63
Erupsi Gunung Merapi Jumat (11/5/2018) pagi (foto :twitter@BNPB_Indonesia)

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Telah terjadi erupsi gunung Merapi pada Jumat (11/5) pukul 07:43 Wib dengan durasi kegempaan 5 menit, ketinggian kolom 5500 meter diatas puncak. Pukul 08.54 erupsi yang terjadi bersifat freatik (dominasi uap air).

Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan. Sebelum erupsi freatik terjadi jaringan seismic gunung Merapi tidak merekam adanya peningkatan kegempaan, namun demikian sempat teramati peningkatan suhu kawah secara singkat.

Menurut sumber informasi yang didapat dari BPPTKG, BMKG, BPBD Sleman, TRC BPBD DIY, Dinkes, Komunitas Relawan, Warga Masyarakat dan Lembaga terkait, berikut ini kronologi peristiwa erupsi Gunung Merapi.

  • Pukul 06:00 Wib, pasca erupsi kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan suhu kawah mengalami penurunan.
  • Kondisi Gunung Merapi berstatus “Normal”.
  • Pukul 09:44 Rekaman sesimik Merapi sudah landai kembali (Sumber BPPTKG).
Loading...

Kondisi sebaran abu erupsi gunung Merapi Sleman:

  • Pukul 08:00 Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Ngemplak dan Sleman.
  • Pukul 08:56 Jombor.
  • Pukul 09:15 Kecamatan Ngaglik.
  • Pukul 09:25 Pasar Sleman.
  • Pukul 09:34 Jakal KM.10.
  • Pukul 09:51 Wilayah Godean.
  • Pukul 09:55 Wilayah UTY.
  • Pukul 10:00 Wilayah Depok.
  • Pukul 10:07 Kalibawang, Kota Yogyakarta.
  • Pukul 10:07 Wilayah Godean.
  • Pukul 10:14 Jakal KM.4.5
  • Pukul 10:25 Stasiun Tugu dan Wilayah Jl. Kenari.
  • Pukul 10:30 Wilayah Bumijo dan Wilayah Timoho.
  • Pukul 10:34 Wilayah Malioboro.
  • Pukul 10:36 Wilayah Kotagede.
  • Pukul 10:38 Wilayah Gamping.
  • Pukul 10:53 Wilayah Sidoarum Bantul.
  • Pukul 10:54 Wilayah Giwangan.
  • Pukul 10:56 Padukuhan Jaranan.
  • Pukul 10:57 Wilayah Sedayu.
  • Pukul 11:00 Wilayah Nitripayan.
  • Pukul 11:00 Jokteng.
  • Pukul 11:01 Wilayah Madukismo.
  • Pukul 11:15 Wilayah Pandak, Kulonprogo.

Tindakan BPBD DIY dan BPBD Sleman:

  1. Membagikan masker kepada masyarakat.
  2. Mengamankan daerah radius 5 kilometer dengan mengevakuasi warga.
  3. Menyiapkan barak pengungsian jika dibutuhkan.
  4. Menetapkan status siaga darurat

Tindakan sektor kesehatan:

  1. Akan dibuka posko oleh Puskesmas Pakem di Posko utama Pakem
  2. Distribusi masker di Puskesmas Cangkringan, Pakem, Turi. Untuk masyarakat yang terkena dampak erupsi freatik gunung merapi, dapat meminta masker di puskesmas Wilayah DIY – Buffer Stock di gudang farmasi Dinkes DIY dan Sleman
  3. Menyiagakan IGD rumah sakit.

Himbauan:

  1. Warga diimbau tidak panik dengan kejadian tersebut.
  2. Jika ada perkembangan informasi, akan segera disampaikan.
  3. Jika terpaksa mengungsi, silahkan mengungsi ke tempat yang sudah disediakan dan tetap tenang, sambil menunggu update informasi dari petugas.
  4. Bila memiliki hewan peliharaan atau ternak, harap dibawa ke tempat tertutup.
  5. Menutup sumber air atau sumur agar terlindung dari abu vulkanik.
  6. Jangan menjemur pakaian, bahan makanan dan lainnya saat terjadi hujan abu.
  7. Akitivitas di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi pernafasan dan pengguna softlens dilepas.
  8. Menindaklanjuti hasil rapat EOC dg mempertimbangkan hasil paper test jam 10.25 A/D close 30 menit (Sumber: Bandara Adisucipto).
  9. Cermati berita dan informasi yang beredar, kenali teliti dan cermati info, sumber, waktu dan captionnya.

Kronologi tersebut diterbitkan oleh PUSDALOPS PB DIY. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut bisa menghubungi call center: 0274 555585, Whatsapp: 0274 555584,  Facebook: pusdalopsbpbddiy, Twitter: @pusdalops_diy, email: pusdalopsdiy@gmail, dan  Freq Radio: 170.300 MHz output, 165.300 MHz input, -5000 _duplex dengan tone 88,5. (ArifK/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU