RSUD Menerima 12 Korban Meninggal Kecelakaan Tanjakan Emen


SUBANG, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 12 korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dikabarkan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng, Subang, Sabtu malam.

Informasi yang berhasil dihimpun, selain dibawa ke RSUD Ciereng, korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan bus pariwisata bernopol F-7959-AA itu ada yang dibawa ke puskesmas terdekat.

“Kalau di RSUD sekarang sudah ada 12 jenazah korban kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen. Saat ini masih proses evakuasi dan kemungkinan korban meninggal dunia masih bertambah,” kata petugas kesehatan Dinas Kesehatan Subang, Syamsu Riza.

Selain kini masih proses evakuasi, petugas juga masih melakukan pendataan sehingga belum dipastikan jumlah korban meninggal dunia dan luka-luka dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Tapi untuk jumlah sementara, korban meninggal dunia yang sudah dibawa ke RSUD Subang berjumlah 12 korban. Itu belum termasuk korban yang dibawa ke Puskesmas Jalancagak dan Palasari.

Kecelakaan maut itu terjadi saat Bus Pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Subang.

Saat melintasi jalan menurun, bus itu seperti menabrak sepeda motor yang ada di depannya kemudian oleng ke kiri dan menabrak tebing. Setelah menabrak tebing, posisi kendaraan terguling. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close