close

Masuki Hari Ke-5 Pascagempa, Aliran Listrik di Kota Palu Hampir Seluruhnya Normal

PALU, SERUJI.CO.ID – Aliran listrik di Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah, memasuki hari kelima pascagempa bumi dan tsunami sudah hampir seluruhnya normal setelah diperbaiki oleh petugas PT PLN.

“Ya sudah sekitar 80an persen listrik di Palu sudah menyala,” kata Manager PLN Area Palu Abbas Saleh di Palu, Kamis.

Ia mengatakan untuk proses pemulihan listrik, PLN Palu mendapat bantuan tenaga dari PLN Wilayah IV Sulawesi Utara,Gorontalo dan juga dari Makassar (Sulsel).

Pemulihan jaringan listrik bukan hanya dilakukan di Kota Palu saja, tetapi juga di daerah terdampat seperti Kabupaten Donggala dan Sigi.


Di Kabupaten Sigi, kata dia, banyak tiang dan jaringan listrik yang roboh dan putus akibat gempa bumi dan Tsunami yang menghajar Palu, dan Donggala.

PLN berupaya dengan segala peralatan dan tenaga yang ada untuk secepatnya menormalkan kembali aliran listrik di seluruh kabupaten dan kota di Sulteng yang? rusak akibat gempa bumi dan tsunami.

Dia mengaku gempa bumi dan tsunami yang terjadi? pada 28 September 2018 menyebabkan infrastruktur, termasuk jaringan listrik dan telekomunikasi mengalami kerusakan sangat parah.

Listrik langsung padam karena tiang, gardu dan jaringan listrik baik di dalam Kota Palu dan juga di dua kabupaten yaitu Sigi dan Donggala diterjang gempa dan gelombang tsunami.

Hingga kini, kata dia belum dapat dirinci jumlah kerugiatan PLN atas akibat gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong.

Saat ini, katanya prioritas utama adalah bagaimana menormalkan kembali aliran listrik di semua daerah terdampak di Sulteng.

Soal kerugian, itu akan didata oleh tim khusus yang akan diterjunkan PLN.

“Yang pasti kerugian akibat gempa dan tsunami? cukup besar,” kata Abbas tanpa merincinya. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi