Kekeringan di NTT, Pemerintah Siap Tangani Dampak Rawan Pangan

1
33
musim kering
Kekeringan yang terjadi di salah satu Kabupaten Sumba Timur NTT (Foto: Habibudin/SERUJI)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Kekeringan yang melanda sebagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat kemarau panjang membuat pemerintah Provinsi NTT harus menyiapkan penanangan dampak rawan pangan.

Gubernur NTT Frans Leburaya, ketika dikonfirmasi Rabu (11/10) mengatakan, rawan pangan yang terjadi di sejumlah daerah di NTT akibat kekeringan, pemerintah Provinsi pastikan akan menangani persoalan rawan pangan.

“Kami akan membentuk tim untuk mendata setiap daerah yang terkena rawan pangan, seperti luas wilayah dan berapa besar dampak kerawanan di daerah itu,” ujar Frans.

Menurut Frans, dampak kekeringan yang terjadi di setiap daerah tentunya sudah ada pos-pos anggaran yang dialokasikan dalam APBD jika sewaktu-waktu dalam kondisi darurat bisa diambil untuk penanganannya.

Senada dengan Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno menuturkan, daerah NTT sering terjadi kekeringan hingga dampak rawan pangan, atas permasalahan itu pemerintah punya strategi untuk melakukan pendataan di sejumlah titik rawan.

“Saya pikir pemerintah sudah siap mengantisipasi terjadinya kekeringan yang menyebabkan rawan pangan di daerah, tentunya pemerintah harus segera mengambil tindakan antisipasi yang terjadi di daerah yang terkena rawan pangan,” tandasnya. (Habibudin/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...