Cari Helikopter MI 17 Yang Hilang, 35 Anggota SAR Diberangkatkan ke Oksibil

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 35 anggota tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan pada Ahad (30/6), berangkat menuju ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU) untuk mencari helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat (AD) yang hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Oksibil ke Jayapura pada Jumat (28/6).

Tim SAR gabungan dari TNI dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura berangkat menggunakan pesawat CN 235 milik TNI Angkatan Udara. Mereka diberangkatkan dalam dua penerbangan.

Flight (penerbangan) pertama membawa bahan bakar untuk operasional pesawat selama pencarian helikopter MI 17 dan sudah berangkat pada pukul 08.00 WIT,” kata Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso di Sentani, Kabupaten Jayapura, Ahad (30/6).

Penerbangan selanjutnya berangkat pukul 11.00 WIT membawa personel SAR gabungan yang akan membantu proses pencarian helikopter MI-17 dari darat.

“Setelah tiba, mereka akan bergabung dengan tim darat untuk pencarian,” kata Tri Bowo.

Ia menambahkan, tim darat sudah diberangkatkan menuju Distrik Bulankop pukul 06.00 WIT dan akan melakukan pencarian di sekitar Gunung Mol.

Di samping itu, ia melanjutkan, dua helikopter sudah diberangkatkan dari Bandara Moses Kilangin Mimika menuju Oksibil untuk melakukan pencarian lewat udara.

“Kedua helikopter ini sudah tiba di Oksibil,” katanya.

Helikopter MI 17 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Oksibil menuju Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura pada Jumat (28/6) pukul 11.44 WIT.

Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta kru yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim logistik untuk prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER