TMII Antisipasi Lonjakan Pengunjung Untuk Hari Kedua Lebaran

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah melakukan antisipasi terkait lonjakan kedatangan pengunjung yang diperkirakan akan mulai terjadi Kamis (6/6), atau hari kedua Idul Fitri 1440 H.

“Kami memprediksi lonjakan mulai terjadi besok di hari kedua sampai akhir pekan ini, sudah kami antisipasi,” kata Dwi Atmodjo, Manager Marketing dan Ketua Pekan Lebaran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Rabu (5/6).

Menurutnya, pengunjung akan terus berdatangan hingga Ahad, 9 Juni 2019 mengingat hari tersebut merupakan hari terakhir cuti bersama dan libur sekolah.

Dwi menambahkan bahwa pihak TMII telah melakukan beberapa persiapan antisipasi lonjakan pengunjung tersebut bahkan jauh hari sebelum Ramadhan.

“Antisipasi kami di berbagai sektor seperti kebersihan, tata lingkungan, hingga keamanan. Semuanya demi kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Keamanan selain dari tim internal TMII, juga turut dibantu oleh beberapa aparat keamanan, mulai dari kepolisian, Satpol PP, hingga Komando Rayon Militer (Koramil) TNI AD. Terdapat pula Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu arus lalu-lintas ke luar maupun ke dalam TMII.

Sementara itu, TMII pada pekan libur lebaran akan tetap beroperasi seperti biasa dari pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sedangkan harga tiket masuk yang dipatok adalah Rp25.000.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER