Gubernur Anies Baswedan Optimis Stadion Persija Tetap Dibangun di Kawasan Taman BMW

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tetap yakin bahwa pembangunan stadion untuk Persija bakal tetap dibangun di lahan Taman BMW, Jakarta Utara karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memenangkan persoalan sengketa lahan dari PT. Buana Permata Hijau melalui Pengadilan Negeri.

“Kemarin yang diputuskan di PTUN jadi proses administrasinya yang digugat oleh PT. Buana tapi materinya adalah sah milik kita (Pemprov) dan itu diputuskan di pengadilan negeri. Jadi pengadilan negeri sudah memutuskan,” kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Anies mengungkapkan bahwa sudah melakukan komunikasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), bahkan BPN juga akan melakukan banding. Menurutnya hal ini tidak lebih kepada proses administrasinya, bukan substansi.

“Secara substansi tanah itu sudah diputuskan pengadilan negeri bahwa itu adalah milik DKI. Insyaallah nggak masalah,” kata Anies.

Dijelaskannya BPN yang akan banding, karena yang digugat bukan Pemprov tapi BPN di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pemprov DKI Jakarta menjadi intervensi, tetapi di Pengadilan Negeri, Pemprov DKI menang dan menunjukkan secara material substansial tanah itu sah milik DKI.

“Pembangunan tetap jalan terus, teman Persija jangan khawatir. IG saya penuh semalem. Digugat adalah BPN bukan DKI. DKI sudah menang,” katanya.

Gubernur juga meminta doanya dari Persija, agar gangguan seperti ini bisa mengecil di kemudian hari. Ikhtiarnya adalah membangun untuk seluruh warga DKI ini bukan untuk kepentingan kecil.

“Bantu untuk awasi, selalu ada saja pihak yang ingin menjegal. Bantu ini, sehingga stadion bisa terwujud untuk semuanya,” kata Anies.

Sebelumnya, PTUN Jakarta memenangkan gugatan PT Buana Permata Hijau terkait sengketa lahan itu.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim membatalkan Sertifikat Hak Pakai yang diterbitkan BPN Jakarta Utara Nomor 314 dan 315. Di mana dalam kasus ini, Pemprov DKI turut menjadi tergugat intervensi.

Sertifikat nomor 314 memiliki luas 29.256 meter persegi (2,9 hektar) sementara SHP nomor 315 seluas 66.199 meter persegi (6,6 Hektar).

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

Video Detik-Detik Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mantan Panglima TNI tersebut, mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya, dan langsung mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang untuk kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.