DPRD Bali: Masalah Sampah Jadi Sorotan Wisatawan

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan mengatakan permasalahan sampah di Pulau Dewata menjadi sorotan para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

“Pulau Bali terus menjadi sorotan para wisatawan terkait meningkatnya volume sampah. Seakan masyarakat dan Pemerintah Bali tidak mampu menangani sampah tersebut,” ujar Tirtawan di Denpasar, Rabu (11/4).

Ia mengatakan keberadaan sampah, terutama sampah plastik sudah menyebar di semua daerah, bahkan yang jangan kelihatan tanpa ada penanganan secara maksimal adalah di sejumlah pantai.

“Serbuan volume sampah plastik semakin meluas dan meningkat terus. bahkan sampai petugas kebersihan dalam pengangkutan kewalahan untuk memindahkan ke tempat pembuangan sampah akhir,” ujarnya.

Menurut politikus Partai NasDem itu, bahwa keberadaan sampah plastik dari hulu hingga hilir terus membanjiri lewat got, sungai hingga ke laut.

“Bahkan sejak pekan lalu tumpukan sampah plastik terlihat cukup banyak di Pantai Padanggalak, Sanur, Kota Denpasar, sehingga menjadi keprihatinan masyarakat dan wisatawan yang kebetulan berkunjung di pantai itu,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, dalam mencarikan jalan keluarnya adalah bersama-sama menumbuhkan kesadaran untuk mengumpulkan dan memilah sampah organik dan anorganik.

“Selain itu tidak membuang sampah di sembarang tempat, karena berpengaruh juga terhadap sektor andalan Pulau Bali, yakni sektor pariwisata. Jika Bali terus-terusan kotor dan jorok akibat sampah tersebut, maka tidak menutup kemungkinan Bali akan ditinggal oleh kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Menurut pria yang juga penggiat peduli lingkungan tersebut, bila Pulau Dewata terus kotor, maka akan menjadi ancaman di sektor pariwisata tersebut.

“Apalagi pemerintah pusat sudah memprogramkan membuat tujuan pariwisata baru, yakni “10 Desnitasi Bali baru”. Sehingga akan menjadi pesaing bagi Bali ke depannya, jika tidak bisa menjaga lingkungan agar asri dan bersih,” ucapanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER