Tips Investasi Rumah Untuk Pemula


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Properti sejak lama dijadikan instrumen investasi yang menjanjikan, jika dibandingkan dengan investasi emas, obligasi maupun saham, properti dianggap lebih aman dan menguntungkan.

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id, salah satu jenis properti yang banyak diinvestasikan adalah rumah, hal ini disebabkan karena hunian jenis ini dianggap masih populer bagi masyarakat Indonesia.

“Para investor biasanya mencari keuntungan dengan cara menjual kembali rumah atau disewakan,” kata Mart.

Nah, bagi Anda yang berencana untuk investasi rumah, berikut ini adalah beberapa tips sederhana investasi rumah untuk pemula dari portal properti Lamudi.co.id.

Lokasi

Lokasi adalah kunci keberhasilan dari investasi rumah. Jadi carilah rumah yang berada di lokasi yang strategis. Pilihlah lokasi rumah sesuai dengan target pembeli atau penyewa Anda. Contohnya, jika Anda menargetkan calon penyewa dari kalangan mahasiswa, Anda bisa mencari rumah dekat dengan universitas, jika menargetkan penyewa dari karyawan

Periksa Kondisi Rumah

Agar cepat laku terjual, ada baiknya jika Anda juga mengecek kondisi rumah, karena tidak ada pembeli yang ingin membeli rumah dengan keadaan rusak bukan?.

Faktor Keamanan

Jangan lupa untuk memperhatikan faktor keamanan, karena ini juga akan mempengaruhi minat membeli dari konsumen. Untuk itu sebaiknya jangan membeli rumah di lokasi yang rawan akan kejahatan.

Legalitas Rumah

Jangan terburu nafsu melihat keindahan rumah. Pastikan juga kelengkapan surat-suratnya. Agar di kemudian hari tidak muncul sengketa. Hal ini sangat penting dan harus menjadi perhatian

Cari Informasi Pendukung

Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai lokasi rumah. Apakah ada proyek pemerintah dalam daerah tersebut? Seperti akan dibangun sutet dan jalan layang. Karena hal itu pasti mengganggu proses investasi Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pribumi vs Non Pribumi

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close