Lamudi Terima Suntikan Investasi dari Ringier AG dan Axel Springer

SERUJI.CO.ID – Lamudi, salah satu platform real estate terkemuka di Asia Tenggara mengumumkan bahwa baru-baru ini telah menerima dua perusahaan media dan digital marketplace yakni Ringier AG dan Axel Springer dari Swiss dan Jerman sebagai investor strategis baru.

Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia mengatakan, dengan adanya investasi ini, Lamudi akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pencari properti. Seperti halnya di Indonesia, yang menjembatani pencari properti dari online ke offline, membantu pencari properti menemukan rumah impian mereka.

“Kami senang untuk menyertakan investor yang sangat berpengalaman dibidang media, teknologi digital dan antusias bersama-sama menciptakan gebrakan inovasi baru dalam industri properti di Indonesia. Investasi dari pemain global ke Lamudi Indonesia adalah sebuah berita bagus untuk perkembangan startup di Indonesia,” kata Mart.

Mart mengatakan, saat ini Lamudi telah menjadi platform terpercaya bagi konsumen dan pelaku industri untuk mencari dan memasarkan real estat. Babak pendanaan baru ini akan membantu pihaknya untuk mempercepat hal tersebut, serta secara signifikan memperluas upaya perusahaan untuk membantu masyarakat Indonesia untuk menemukan rumah impian mereka.

Sementara menurut Head of Marketplaces Ringier AG, Robin Lingg, Lamudi sangat sesuai dengan visi Ringier, serta minat mereka dalam hal model bisnis lokal.

“Kami sangat terkesan dengan kecanggihan operatif perusahaan, kemampuan tim manajemen global dan lokal, dan keinginan untuk menciptakan value. Kami percaya bahwa Lamudi akan mendorong perubahan signifikan dalam industri real estat di Asia Tenggara dan Meksiko,” kata Robin.

Andreas Wiele, President Classifieds Media, Axel Springer SE menilai Lamudi mengalami perkembangan yang sangat cepat dan berada di pasar yang sangat menarik. Sebagai salah satu operator terbesar dalam ruang real estat digital, pihaknya yakin akan dapat membantu pengembangan Lamudi lebih jauh dengan pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya.

Sebelumnya Lamudi juga telah mendapatkan investasi dari investor-investor terkenal seperti Asia Pacific Internet Group (APACIG), joint venture Rocket Internet dan Ooredoo, Holtzbrinck Ventures, dan Tengelmann Ventures.

Diluncurkan pada akhir 2013 dengan Rocket Internet, Lamudi adalah platform real estat global terkemuka yang berfokus secara eksklusif di pasar negara berkembang. Platform Lamudi tumbuh secara cepat dan memiliki portal properti aktif yang tersedia di Asia (Filipina, Indonesia, Bangladesh, dan Sri Lanka) dan Amerika Latin (Meksiko, Kolombia, Peru). Lamudi juga telah mendapatkan investasi dari investor – investor terkenal termasuk Asia Pacific Internet Group (APACIG), perusahaan patungan Rocket Internet dan Ooredoo, Holtzbrinck Ventures, dan Tengelmann Ventures. Untuk  informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi lamudi.com.ph, lamudi.com.mx dan lamudi.co.id.

Sementara, Ringier adalah perusahaan media terdiversifikasi dengan sekitar 6.900 karyawan di 18 negara. Didirikan pada tahun 1833, Ringier mengelola merek terkemuka di media cetak, TV, radio, online, dan seluler serta menjalankan bisnis cetak, hiburan, dan internet yang sukses. Sepanjang lebih dari 180 tahun sejarahnya, Ringier selalu mengedepankan inovasi, individualitas dan kemandirian, serta kebebasan berekspresi dan keragaman informasi. Ringier adalah bisnis milik sebuah keluarga di Swiss dengan kantor pusat di Zurich.

Axel Springer adalah penerbit digital terkemuka di Eropa. Dengan kantor pusat di Berlin, perusahaan ini aktif di lebih dari 40 negara dengan anak perusahaan, joint venture, dan lisensi. Axel Springer SE dibagi menjadi tiga segmen operasi: Classifieds Media, News Media, dan Marketing Media. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 16.000 orang di seluruh dunia. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy