dr. Novi Chaira

dr. Novi Chaira, dokter yang terlahir di Pekanbaru, 24 oktober 1974 ini sedang serius mengelola klinik kecantikan di kota tempat kelahirannya. Dua klinik kecantikan telah dimilikinya.

“Senang rasanya lihat orang bisa pede kembali setelah keluar dari masalahnya,” ungkap Novi terkait alasannya memilih terjun di dunia yang disukai para wanita ini.

Istri dari dokter spesialis bedah (konsultan) Kepala dan Leher ini memulai kariernya di RS dr. M Djamil Padang, kemudian praktek di RS BP Mesra dan Clarisa Aesthetic Clinic di Pekanbaru. Lantas pada tahun 2009 dipercaya menduduki direktur RS Mesra Pekanbaru.

Sejak tahun 2011 ibu dari dua anak ini memutuskan untuk mandiri dengan mendirikan klinik dan mengelolanya, sekaligus praktek didalamnya.

Dokter yang hobi membaca dana berkebun ini sejak mahasiswa sudah aktif berorganisasi, pernah menjadi Ketua KOHATI HMI komisariat kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan ketua dokter Brigade Siaga Bencana daerah Sumatera Barat. Sekarangpun masih aktif berorganisasi dan duduk sebagai bendahara Koperasi Dokter Riau Madani, anggota Komunitas Masyarakat Tanpa Riba, anggota Koperasi Swamedia Mitra Bangsa.

Tahun 2005 pasca terjadi gempa bumi berkekuatan 8,7 SR di Nias, yang merupakan gempa bumi terbesar kedua di dunia sejak tahun 1964, yang timbulkan banyak korban jiwa dan pengungsi, dokter alumni SMAN 1 Pekanbaru ini turut terjun sebagai relawan di pengungsian sebagai utusan dari Brigade Siaga Bencana daerah Sumatera Barat.

“Saya berangkat berdua sama teman dengan travel dan lanjut naik kapal ke pulau Nias. Sampai di pelabuhan penuh dengan barang bantuan, salah satunya dari Arab yang keterangan obatnya 90% bertuliskan Arab dan berbahasa Arab sehingga bingung ini obat-obatan sekian banyak mau dipakai untuk apa?” ujar dr. Novi mengawali ceritanya.

“Pasiennya banyak banget sampai isi balpoin saya setiap hari habis buat nulis resep pasien yang tumpah ruah.”

Di lokasi pengungsian tersebut tidak segan-segan ia menyetir ambulance sendirian ke beberapa area dalam rangka survei distribusi logistik.

Dokter yang mencitakan anaknya Hafidh Qur’an ini selalu meluangkan waktu untuk murojaah hafalan Qur’an anaknya. Beliau juga ikut belajar tahsin seminggu dua kali, Ikut pengajian rutin seminggu sekali.

dr. Novi ingin menjadi insan yang bermanfaat bagi orang banyak agar dapat meraih indahnya hidup didunia dan surga di akhirat kelak.

DATA PRIBADI
Nama : dr. Novi Chaira
TTL : Pekanbaru , 24 -10-1974
Suami : dr. H Welly Zulfikar SpB(K)KL
Anak :
1. Muhammad Varell Al Ghifary
2. Putri Floryna Aurellyn
Alamat :
Jl Parit Indah Maharaja Residence Blok A no.1 Pekanbaru Riau

RIWAYAT PENDIDIKAN
SDN 028 Sukajadi Pekanbaru, Riau
SMPN 04 Pekanbaru, Riau
SMAN 01 Pekanbaru, Riau
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang

RIWAYAT ORGANISASI
Ketua KOHATI HMI komisariat kedokteran unand
Ketua dokter Brigade Siaga Bencana daerah Sumatera Barat
Bendahara Koperasi Syariah dokter Riau madani
Anggota Komunitas Masyarakat Tanpa Riba

RIWAYAT PEKERJAAN
dr. BSB/ IGD/ICU RS dr M djamil padang 2002-2005
Praktek RB BP Mesra dan Clarisa Aesthetic Clinic. Thn 2006-2009
Direktur RS Mesra thn 2009-2011
Praktek dr dan owner Aurellyn Clinic 2011-2014
mengelola Klinik dan owner Aurellyn dan Dr.Florine Clinic 2014- sekarang.

dr. Novi Chaira, adalah anggota Koperasi (pers) Swamedia Mitra Bangsa dari Pengda GMKM Riau-Sumbar.

 

(dr. Endang/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close