Pilkada Serentak, PAN Menang di 51 Daerah

JAKARTA – PAN mengklaim calon yang diusungnya di 51 daerah memenangkan pilkada serentak 2017. PAN merasa gembira dengan pencapaian ini.

“PAN merasa senang dan gembira karena paslon yang diusung bersama-sama dengan parpol koalisi banyak yang terpilih. Dari 94 paslon yang diusung, PAN, menang di 51 daerah jadi sekitar 48 persen,” ujar Waketum PAN Viva Yoga Mauladi dalam jumpa pers di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati 113, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

Viva mengatakan, masih menunggu secara resmi hasil KPU. Namun ia juga menegaskan 48 persen dari hasil pantauan monitoring laporan pengurus wilayah dan daerah PAN seluruh Indonesia.

“Beberapa daerah untuk wilayah Aceh sampai Papua barat, sebagian juga masih dalam proses perhitungan. Kita menunggu secara resmi hasil KPU tapi dari hasil pantauan monitoring laporan dari pengurus wilayah dan daerah PAN seluruh Indonesia dari 94 paslon yang diusung, kita menang di 51 daerah,” ucapnya.

Viva mengatakan, PAN mengapresiasi kerja keras penyelenggara Pilkada 2017 ini. Menurutnya, pilkada adalah jelmaan kedaulatan rakyat dalam demokrasi.

“Terima kasih kepada KPU, Bawaslu, DKPP dan jajarannya sampai di tingkat KPPS/PPL, sehingga pilkada dapat berjalan dengan baik. Pilkada harus berjalan secara konstitusional dan rapi agar ada nilai dalam menata kehidupan berdemokrasi,” ucapnya.

PAN juga menyampaikan penghargaan atas kerja keras Polri dan TNI yang turut mengawal ketertiban dan keamanan penyelenggaraan pilkada. Sehingga masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam memberikan pilihannya secara bebas dan bersuka ria.

“Pilkada 2017 telah usai. Meski ada sebagian daerah masih bersengketa terhadap hasil pilkada, semuanya harus diarahkan secara konstitusional melalui jalur hukum yang telah diatur undang-undang. Marilah kita semua bergandeng tangan, menyatukan hati dan perasaan, baik paslon yang kalah atau menang di pilkada,” tutupnya.

EDITOR:Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Politisi Kampungan

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.