Ada Warga Baduy Meninggal, Partisipasi Hanya 50 Persen

LEBAK – Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Banten di kawasan masyarakat Baduy sekitar 50 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 8.200 orang. Meski demikian, Pilkada Banten berlangsung aman dan lancar.  Penyebab rendahnya partisipasi itu akibat adanya perayaan Kawalu juga ada warga Baduy yang meninggal dunia.

Pemuka adat Baduy, yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Djaro Saija, Rabu (15/2) mengatakan, saat ini Pilkada di Banten terdapat 12 TPS dan kondisinya berjauhan dan melintasi hutan belukar dengan topografi perbukitan.

Kendatipun demikian, minat masyarakat Baduy cukup antusias dengan mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilih Pilkada Banten. Selama ini, kata dia, pelaksanaan Pilkada Banten di kawasan Baduy berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif.

“Kami berharap gubernur Banten terpilih bisa memperjuangkan perluasan permukiman Baduy dengan membeli tanah di luar tanah adat,” katanya.

Pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief nomor urut 2 unggul sementara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di kawasan pedalaman masyarakat Baduy, Kabupaten Lebak.

“Kami menerima laporan dari empat TPS pasangan Rano-Embay unggul sementara pada pemilihanan kepala daerah (Pilkada) Banten,” kata Ketua Kelompok Panitia Pemilihan Suara Masyarakat Baduy Taqwa Wijaya di Lebak.

“Kami berharap Pilkada bisa menghasilkan pemimpin yang lebih baik membangun Banten sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Baduy,” katanya.

Pelaksanaan Pilkada Banten di kawasan Baduy dari empat TPS tersebut tercatat 954 suara dan pasangan Rano-Embay unggul dengan meraih 634 suara. Sedangkan, perolehan suara pasangan Wahidin-Andika sebanyak 320 suara.

EDITOR: Rizky

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close