Tak Didampingi Tommy Soeharto, Partai Berkarya Daftar ke KPU

Jakarta, SERUJI.CO.ID – JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Beringin Karya (Berkarya) besutan Tommy Soeharto juga ikut mendaftar sebagai partai peserta pemilu hari ini. Namun pendaftaran tersebut hanya dilakukan oleh Sekjen Badarudin Andi Picunang dan petinggi partai lainnya.

Badaruddin menjelaskan kehadiran partainya di 2019 mendatang diharapkan bisa menarik kembali para pendukung Soeharto. Menurutnya, figur Tommy Soeharto bisa menarik massa itu.

“Alhamdulillah kehadiran kami sebagai salah satu alternatif pilihan bila menjadi perserta pemilu, kemungkinan pencinta almarhum ayahanda beliau (Soeharto) masih ada,” katanya usai melakukan pendaftaran di KPU jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Badarudin juga menjelaskan pihaknya telah menyiapkan berkas-berkas yang lengkap untuk mendukung proses verifikasi di KPU.

“Sesuai aturan KPU kita siapkan berkas selengkap-lengkapnya,” jelasnya.

Dilanjutkan Badaruddin, Partai Berkarya tak hanya mendaftar di KPU pusat. Ia juga mendaftar ke seluruh jajaran daerah Berkarya.

“Di seluruh Indonesia kami perintahkan pengurus kabupaten/kota menyerahkan berkas kelengkapan Partai Berkarya,” pungkasnya. (Fajar/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.