Walau Kondisi Politik dan Ekonomi Dianggap Buruk, Kinerja Jokowi Dinilai Memuaskan

JAKARTA – Lembaga survei Indo Barometer mempublikasikan hasil survei yang mereka lakukan sejak 4-14 Maret 2017. Salah satu yang disurvei adalah penilaian terhadap kondisi umum di masyarakat saat ini.

“Kondisi secara umum di Indonesia mendapat respon publik bervariasi; Bidang politik dinilai mayoritas publik (51.3%) tergolong buruk/sangat buruk,” salah satu kesimpulan dari survei yang dirilis di Jakarta, hari ini, Rabu (22/3).

Selain kondisi Politik yang dianggap buruk, dibidang Ekonomi juga masyarakat menunjukan ketidak puasannya. Sebanyak 50,0 persen responden menganggap kondisi Ekonomi selama hampir 3 tahun pemerintahan Presiden Jokowi sangat buruk/buruk.

Walau sebagian besar responden menganggap kondisi Politik dan Ekonomi Indonesia saat ini buruk, namun saat ditanya tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi, sebanyak 66,4 persen responden menyatakan puas/sangat puas atas kinerja Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Hanya 32,0 persen yang menyatakan kurang puas/tidak puas sama sekali atas kinerja Presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Tiga alasan teratas publik puas atas kinerja Jokowi adalah dianggap mau mendengarkan suara rakyat (9,2 %), program KIS KKP dan KKS yang terelisasi (8,4 %) dan keberhasilan melakukan perubahan yang dirasakan rakyat secara nyata (6,3%).

Saat responden ditanya, apakah menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden untuk periode 2019-2024, sebagian besar responden, 57,8 persen, menginginkan Jokowi kembali memimpin Indonesia.

Survei yang dirilis Indo Barometer hari ini, melibatkan 1200 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95,0 persen dan margin of error lebih kurang 3,0 persen. Metode pengumpulan data dengan cara tatap buka secara langsung dengan menggunakan kuesioner kepada responden dengan usia 17 tahun keatas atau sudah menikah.

EDITOR: Harun S

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close