Yonif Raider 712/WT Musnahkan BBM dan Miras di Perbatasan RI-Timor Leste

BELU, SERUJI.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Yonif Raider 712/WT memusnahkan sejumlah barang bukti berupa bahan bakar minyak (BBM) dan minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), daerah yang merupakan wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Republik Demokrat Timor Leste (RDTL).

“Barang bukti tersebut hasil penyitaan Satgas Pamtas Yonif 712/WT sejak beberapa bulan lalu selama bertugas di wilayah perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Belu,” kata Komandan Satgas Yonif Raider 712/WT, Letkol Inf. Elvino Yudha Kurniawan, kepada wartawan, Rabu (17/1).

Ia menjelaskan, total barang bukti hasil penyitaan Satgas Yonif Raider 712/WT yakni BBM sebanyak 11.230 liter, yang terdiri dari bensin 1.810 liter, solar 230 liter, minyak tanah 9.190 liter, dan 8.710 liter campuran BBM ditambah 460 liter hasil patroli tim gabungan Satgas Belu.

Menurut Elvino, satgas Yonif Raider 712/WT penggagalan penyelundupan BBM dan miras lokal ilegal untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menekan potensi terjadinya tindak kejahatan.

“Jadi sudah banyak contoh kasus kejahatan yang dilakukan oleh sekelompok orang maupun individu yang mengkonsumsi miras sehingga kita melakukan upaya penyitaan terhadap barang-barang itu,” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah setempat dan jajaran Polres Belu yang selama ini telah bersinergi dan bekerja sama Yonif Raider 712/WT dalam menciptakan situasi kondisi di wilayah perbatasan Belu. (Habibudin/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi