Sudah Duduk di Pesawat Hendak Menuju Chile, Ratna Diturunkan Imigrasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet akhirnya ditangkap polisi dari Polda Metro Jaya, di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis (4/10) malam, saat hendak terbang ke Chile.

Dikabarkan Ratna sudah duduk di pesawat Turkish Airlines yang akan membawanya ke Chile. Namun, pihak imigrasi kemudian naik ke pesawat dan meminta Ratna untuk turun dengan alasan Ratna sudah dikenai cekal bepergina ke luar negeri.

“Saya sudah duduk di pesawat disuruh keluar, kata petugas (imigras, red) saya dicekal,” jelas Ratna saat dikonfirmasi, Kamis (4/10).

Ratna mengatakan bahwa kepergiannya ke Chile adalah untuk menghadiri konferensi penulis naskah teater perempuan sedunia, yang diundang sebagai narasumber.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Ditangkap Polisi Saat Hendak ke Luar Negeri

Penangkapan Ratna Sarumpaet dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono.

“Ya benar, ditangkap di Bandara Cengkareng. Saat hendak berangkan ke Luar Negeri,” kata Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (4/10).

Argo menjelaskan Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka, dan dicekal untuk bepergian ke luar negeri.

Sebelumnya, diberitakan Ratna Sarumpaet telah mengakui bahwa ia mengarang cerita bohong atau hoaks penganiayaan oleh sejumlah orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat pada 21 September 2018.

Ratna memohon maaf lantaran telah menyampaikan kebohongan terkait dengan informasi pengeroyokan tersebut dalam konferensi pers pada Rabu (3/10) kemarin.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan pemberitaan bohong terkait pengeroyokan yang dialami Ratna yang dilaporkan sejumlah pihak. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.