Ridwan Kamil Sarankan Ratna Sarumpaet Minta Maaf ke Warga Bandung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyarankan aktivis perempuan yang dikenal kerap kritis pada pemerintah, Ratna Sarumpaet, untuk meminta maaf ke warga Kota Bandung akibat cerita bohong atau hoaks tentang penganiayaannya.

“Ibu @RatnaSpaet Ratna Sarumpaet yang terhormat, Ibu sebaiknya meminta maaf terbuka juga kepada masyarakat Kota Bandung,” kata Gubernur Ridwan lewat akun twitternya @ridwankamil, Rabu (3/10).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini, apa yang dilakukan Ratna sangat merugikan nama baik warga Kota Bandung.

“Satu kalimat dari ibu, akan meredakan hal ini tanpa berpanjang lebar. Insha Allah mereka pemaaf. Hatur Nuhun,” tukas Kang Emil.

Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui bahwa cerita ia dianiaya sekelompok orang tidak dikenal di Bandara Husein Sastranegara, Bandung adalah cerita bohong atau hoaks.

Ratna mengungkapan cerita sebenarnya, bahwa ia pada tanggal 21 September melakukan operasi plastik sedot lemak di pipinya di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika di kawasan Menteng, Jakarta.

Cerita Ratna tersebut, sekaligus membantah cerita bohong yang ia karang sebelumnya yang menyebut ia berada di Kota Bandung pada tanggal 21 September menghadiri sebuah konferensi dengan warga Asing dan mengalami penganiayaan di sekitar Bandara Husein Sastranegara.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.