Ratna Sarumpeat Akan Adakan Konferensi Pers Tanggapi Dokumen Polisi Yang Beredar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Aktivis perempuan yang dikenal dengan sikap kritisnya pada pemerintah sejak orde baru, Ratna Sarumpeat berencana mengadakan konferensi pers pada pukul 15.00 WIB hari ini, Rabu (3/10).

Konferensi pers yang akan diadakan di Jalan Kampung Melayu Kecil V/24, RT 04, RW 05, Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan tersebut bertujuan untuk menanggapi beredarnya sebuah dokumen yang disebut sebagai laporan hasil penyelidikan polisi terkait peristiwa pengeroyokan yang dialaminya.

“Berhubung ‘HASIL LAPORAN PENYELIDIKAN VIRALNYA BERITA PENGEROYOKAN ATAS RATNA SARUMPAET’ dari Bareskrim, MABES POLRI telah beredar luas, bersama ini, saya mengundang-kawan-kawan media untuk menghadiri/meliput pernyataan saya, pada Jumpa Pers yang akan digelar pada hari ini,” tulis Ratna dalam undangan yang diterima SERUJI, Rabu (3/10) siang.

Diberitakan sebelumnya, sebuah dokumen yang berlogo Polda Metrojaya dan satuan Reskrim dengan judul “Laporan Hasil Penyelidikan Viralnya Berita Pengeroyokan Ratna Sarumpeat”, beredar di aplikasi kirim pesan dan media sosial.

Dalam dokumen tersebut, disebut polisi telah melakukan penyelidikan terhadap berita adanya pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpeat. Di laporan tersebut diantaranya dikatakan bahwa Ratna sejak tanggal 21-24 September melakukan perawatan di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika di Jakarta. Berbeda dengan kisah Ratna yang menyampaikan bahwa pada tanggal 21 September ia di Bandung dan dianiaya di Bandara Husein Sastranegara, Bandung saat hendak pulang.

Kebenaran atas dokumen tersebut belum mendapat konfirmasi dari kepolisian, yang rencananya akan mengadakan konferensi pers siang ini menjelaskan penyelidikan kasus Ratna Sarumpeat. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER