Pesantren dan Harmonisasi Warga Jombang Jadi Sorotan ASEAN

1
167

JOMBANG -Jombang kota kecil. Namun besar namanya ditingkat nasional. Ini karena sejarah mencatat, banyak tokoh nasional berasal dari kota ini. Yang lebih unik lagi, kota ini dikelilingi puluhan pesantren di segala sudut kota.

Dikota inilah, puluhan ribu warga dari berbagai kota bahkan negara, menjadi santri. Mereka para pelajar dan mahasiswa yang sedang nyantri di pesantren atau kuliah di kampus-kampus yang menyebar di pesantren.

Karena itulah, Bupati Nyono Suharli Wihandoko menyebut, kekhasan Jombang sebagai kota santri, dengan keharmonisan antar warga serta suburnya pertanian menjadikan banyak negara berkunjung ke kota ini.

“Saya mengucapkan terima kasih karena diberi kepercayaan 18 negara yang akan mengadakan acara ASEAN Youth Interfaith Camp, oktober nanti,“ tegas Nyono kepada media, Senin (27/2).

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemenlu (Kementrian Luar Negeri) bekerjasama dengan Pusat Study ASEAN Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (PSA Unipdu) Jombang. Kegiatan ASEAN Youth Interfaith Camp di Jombang diharapkan muncul banyak ide dalam mengembangkan kehidupan yang harmoni, kehidupan yang damai. Mereka bisa belajar dan berdialog tentang kehidupan yang harmoni dan damai di kota santri.

Acara dalam rangka HUT ASEAN ke-50 ini saat semakin pasti saat digelar pertemuan sejumlah pihak di pendapa Pemkab Jombang. Diantaranya Rektor Unipdu Prof Ahmad Zahro, Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementrian Luar Negeri, JS George Lantu, Direktur Pusat Study Asean Unipdu Jombang Zahrul Azhar, serta Bupati Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu.

Jombang kata prof Zahro, dikenal memiliki ratusan pesantren. Namun di Jombang juga terdapat warga non muslim. Akan tetap mereka bisa hidup berdampingan secara damai.

“Ini bisa menjadi contoh negara lain dalam memelihara kerukunan umat beragama. Mereka bisa belajar dari sini,” tegas  Zahro.

EDITOR: Yus Arza

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...