Pesantren dan Harmonisasi Warga Jombang Jadi Sorotan ASEAN

1
203

JOMBANG -Jombang kota kecil. Namun besar namanya ditingkat nasional. Ini karena sejarah mencatat, banyak tokoh nasional berasal dari kota ini. Yang lebih unik lagi, kota ini dikelilingi puluhan pesantren di segala sudut kota.

Dikota inilah, puluhan ribu warga dari berbagai kota bahkan negara, menjadi santri. Mereka para pelajar dan mahasiswa yang sedang nyantri di pesantren atau kuliah di kampus-kampus yang menyebar di pesantren.

Karena itulah, Bupati Nyono Suharli Wihandoko menyebut, kekhasan Jombang sebagai kota santri, dengan keharmonisan antar warga serta suburnya pertanian menjadikan banyak negara berkunjung ke kota ini.

“Saya mengucapkan terima kasih karena diberi kepercayaan 18 negara yang akan mengadakan acara ASEAN Youth Interfaith Camp, oktober nanti,“ tegas Nyono kepada media, Senin (27/2).

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemenlu (Kementrian Luar Negeri) bekerjasama dengan Pusat Study ASEAN Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (PSA Unipdu) Jombang. Kegiatan ASEAN Youth Interfaith Camp di Jombang diharapkan muncul banyak ide dalam mengembangkan kehidupan yang harmoni, kehidupan yang damai. Mereka bisa belajar dan berdialog tentang kehidupan yang harmoni dan damai di kota santri.

Acara dalam rangka HUT ASEAN ke-50 ini saat semakin pasti saat digelar pertemuan sejumlah pihak di pendapa Pemkab Jombang. Diantaranya Rektor Unipdu Prof Ahmad Zahro, Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementrian Luar Negeri, JS George Lantu, Direktur Pusat Study Asean Unipdu Jombang Zahrul Azhar, serta Bupati Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu.

Jombang kata prof Zahro, dikenal memiliki ratusan pesantren. Namun di Jombang juga terdapat warga non muslim. Akan tetap mereka bisa hidup berdampingan secara damai.

“Ini bisa menjadi contoh negara lain dalam memelihara kerukunan umat beragama. Mereka bisa belajar dari sini,” tegas  Zahro.

EDITOR: Yus Arza

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Bayi Kembar Siam Asal Ternate Meninggal Dunia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID -  Bayi kembar siam asal Ternate, Maluku Utara, Khalisa Soetomo Tjan, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya, Jumat (22/6) karena...
Sudrajat-Syaikhu

Jelang Debat Publik Ketiga, Pasangan Asyik Siap Tampil Optimal

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat dan Ahmad Syaikhu atau Pasangan Asyik menyatakan siap tampil optimal pada...
Partai Demokrat

Jelang Pencoblosan, Demokrat Siapkan 81 Ribu Saksi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Ketua DPD Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 81.000 orang saksi untuk bertugas mengawal proses pencoblosan di tempat pemungutan...
Uang Rupiah

BI Akan Hancurkan Uang Berstempel #2019GantiPresiden

MANADO, SERUJI.CO.ID -  Bank Indonesia (BI) akan menghancurkan uang rupiah berstempel yang marak terjadi saat ini. "BI tidak pernah mengeluarkan uang rupiah yang berstempel ganti presiden...
tenaga kerja asing

Protes Dipekerjakannya TKA, 62 Orang Ditahan Polisi

AFRIKA SELATAN, SERUJI.CO.ID - Polisi Afrika Selatan pada Kamis (21/6) menangkap 62 orang karena menghalangi jalan guna memprotes dipekerjakannya tenaga kerja asing sebagai pengemudi truk. Polisi...