Persebaya

Bonek Dan Perjuangannya Demi Persebaya

Pesantren dan Harmonisasi Warga Jombang Jadi Sorotan ASEAN

1
156

JOMBANG -Jombang kota kecil. Namun besar namanya ditingkat nasional. Ini karena sejarah mencatat, banyak tokoh nasional berasal dari kota ini. Yang lebih unik lagi, kota ini dikelilingi puluhan pesantren di segala sudut kota.

Dikota inilah, puluhan ribu warga dari berbagai kota bahkan negara, menjadi santri. Mereka para pelajar dan mahasiswa yang sedang nyantri di pesantren atau kuliah di kampus-kampus yang menyebar di pesantren.

Karena itulah, Bupati Nyono Suharli Wihandoko menyebut, kekhasan Jombang sebagai kota santri, dengan keharmonisan antar warga serta suburnya pertanian menjadikan banyak negara berkunjung ke kota ini.

“Saya mengucapkan terima kasih karena diberi kepercayaan 18 negara yang akan mengadakan acara ASEAN Youth Interfaith Camp, oktober nanti,“ tegas Nyono kepada media, Senin (27/2).

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemenlu (Kementrian Luar Negeri) bekerjasama dengan Pusat Study ASEAN Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (PSA Unipdu) Jombang. Kegiatan ASEAN Youth Interfaith Camp di Jombang diharapkan muncul banyak ide dalam mengembangkan kehidupan yang harmoni, kehidupan yang damai. Mereka bisa belajar dan berdialog tentang kehidupan yang harmoni dan damai di kota santri.

Acara dalam rangka HUT ASEAN ke-50 ini saat semakin pasti saat digelar pertemuan sejumlah pihak di pendapa Pemkab Jombang. Diantaranya Rektor Unipdu Prof Ahmad Zahro, Direktur Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementrian Luar Negeri, JS George Lantu, Direktur Pusat Study Asean Unipdu Jombang Zahrul Azhar, serta Bupati Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu.

Jombang kata prof Zahro, dikenal memiliki ratusan pesantren. Namun di Jombang juga terdapat warga non muslim. Akan tetap mereka bisa hidup berdampingan secara damai.

“Ini bisa menjadi contoh negara lain dalam memelihara kerukunan umat beragama. Mereka bisa belajar dari sini,” tegas  Zahro.

EDITOR: Yus Arza

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

difteri yaman

32 Orang Tewas Diduga Terserang Difteri di Yaman

SANA'A, SERUJI.CO.ID - Kementerian Kesehatan yang dikuasai gerilyawan Syiah Yaman Al-Houthi pada Senin (11/12) mengatakan 32 orang telah meninggal akibat penyakit yang diduga adalah...

Yogyakarta Terima Penghargaan Kota Cerdas Indonesia 2017

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Walikota Yogyakarta, Drs Haryadi Suyuti menerima penghargaan atas capaian prestasi yang diraih Kota Yogyakarta dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017...
Imunisasi

KLB Difteri, Menkes Minta Kesadaran Kelompok Masyarakat Antivaksin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID  - Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta kesadaran akan pentingnya imunisasi kepada kelompok masyarakat yang masih menolak imunisasi atau antivaksin menyusul adanya Kejadian...

KANAL WARGA TERBARU

Point Blur_Dec122017_090245

Empat Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...
perbedaan-fasilitas-bpjs-kesehatan-kelas-1-2-3

NIK Bermasalah di Sistem BPJS, Bagaimana Mengatasinya?

Nomor KTP atau resminya Nomor Induk Kependudukan (NIK) atas nama seorang pasien bernama Suratini ditemukan bermasalah oleh petugas pendaftaran RS UGM, Ahad (10/12) siang....
KH. Luthfi Bashori

Perintah Bernahi Munkar

Membiarkan kemunkaran terjad di depan mata, adalah perbuatan tercela. Muslim yang baik adalah muslim yang peduli terhadap kemashlahatan lingkunganya, sekira jika terjadi kemaksiatan di...