Perkuat Budaya Perusahaan, Tokopedia Lanjutkan Kerjasama dengan EngageRocket

JAKARTA, SERUJI.CO.ID EngageRocket, penyedia perangkat lunak employee engagement terkemuka di Asia, hari ini, Kamis (1/8) mengumumkan bahwa Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, melanjutkan kerjasamanya dengan EngageRocket dalam memperkuat budaya perusahaan.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2018 lalu, Tokopedia mengumumkan perolehan putaran pendanaan baru sebesar USD1,1 miliar dari Softbank Vision Fund dan Alibaba. Saat bersamaan, Tokopedia juga mengalami pertumbuhan jumlah karyawan hingga tiga kali lipat hanya dalam kurun tiga tahun.

Saat ini ada lebih dari 4,200 Nakama (julukan untuk karyawan Tokopedia) yang bekerja di Tokopedia. Sebagai bagian dari pertumbuhan yang pesat ini, Tokopedia menyadari adanya kebutuhan untuk mengamati employee engagement dan keselarasan karyawan dengan budaya perusahaan secara real-time.

“Seiring dengan pertumbuhan Tokopedia yang begitu cepat, sangat penting bagi kami untuk mengetahui employee engagement dan feedback dari setiap karyawan kami,” kata Head of Talent, Learning & Development Tokopedia, Libertha Hutapea dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI di Jakarta, Kamis (1/8).

Dijelaskan Libertha, Tokpedia membutuhkan sebuah solusi untuk mengukur dan memastikan bahwa seluruh Nakama tetap sejalan dengan misi Tokopedia.

“Melalui keberlanjutan kemitraan dengan EngageRocket, kami ingin memaksimalkan kekuatan data SDM kami sebagai dasar untuk perbaikan proses dan sistem SDM demi memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh Nakama,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER