Mulai Besok Jembatan Suramadu Digratiskan, Begini Kata TKN Jokowi-KH Ma’ruf

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden Jokowi-KH Ma`ruf Amin menlai pembebasan biaya tol Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang dijadwalkan berlangsung besok, Sabtu (27/10), sama sekali tidak bermuatan politis.

“Karena Pak Jokowi sampai sekarang masih menjabat sebagai presiden Republik Indonesia, yang dikerjakannya adalah murni untuk kepentingan rakyat,” kata Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir usai meresmikan rumah pemenangan untuk pasangan calon presiden nomor urut 01 itu di Jalan Diponegoro Surabaya, Jumat (26/10) petang.

Erick menegaskan, pembebasan biaya tol Jembatan Suramadu yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi pada Sabtu besok adalah murni untuk kepentingan masyarakat Pulau Madura dan sekitarnya di Pulau Jawa.

“Kalau seorang presiden ingin melakukan kebaikan untuk rakyatnya, masak dibilang politis,” ucapnya.

Erick menandaskan, kalau semua keputusan presiden dibilang politis maka akan sulit.

“Sama dengan kepala daerah yang baru saja terpilih, lalu dia sudah aktif bekerja kebaikan untuk rakyatnya, kan tidak bisa dianggaap politis,” katanya.

Diakuinya, kegiatan Presiden Jokowi selama hari Sabtu dan Minggu besok di Surabaya tidak semuanya merupakan kunjungan kepresidenan. Di sela-sela kunjungannya itu ada yang untuk konsolidasi pemenangan pemilihan presiden 2019 dengan salah satu partai politik pengusungnya.

Namun untuk peresmiaan pembebasan biaya Tol Jembatan Suramadu, Erick Thohir memastikan merupakan kegiatan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Keesokan harinya, setelah menyelesaikan kunjungannya di Jawa Timur, kegiatan Pak Jokowi pun juga masih melaksanakan tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia, yaitu untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di Bogor, Jawa Barat,” ujarnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi