Menanggapi pernyataan Menko Polhukam Wiranto bahwa ada masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri, kata Gatot, bisa ditanyakan langsung kepada Wiranto soal itu.
Ia kembali mengakui bahwa rekaman yang beredar itu benar-benar omongannya, namun dirinya tidak punya kompetensi untuk menanggapi hal itu lantaran dirinya tidak pernah melakukan ‘press release’.
“Itu benar omongan saya, 1000 persen, tapi tentang kebenaran isi konten rekaman itu saya tak mau berkomentar,” katanya.
Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut adanya institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahmi TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9).
Acara tersebut turut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn), Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya.
(Ant/SU02)

Pemegang amanat penjaga negara itu selalu sigab & waspada sekecil apapun yg mencurigakan itu harus di waspadai.itu bentuk tanggung jawab…
Jelas ! Rakyat lebih percaya dg Panglima TNI. Dari runut masalah ini, Belum lagi masalah kasus Ahok, masalah kriminalisasi Ulama, tingkah polah keseharian anggota … Masalah kasus seludup srnjata api,yg dibiayai oleh Taipan Meikarta@ JamesRiyadi,Tomy Winata dan bos Taipan 9Naga,yg kini berselindung diYayasan Tokong Budhist di Komplek Budhis Jakarta Utara..
PUBLIK DAPAT MENILAI.. pihak mana pengawal NKRI dan pihak mana penghancur NKRI