Irwan Prayitno, Gubernur Pertama yang Sandang Dan VI Inkanas

2
107

Jakarta, Seruji.com- Siapa yang menyangka, seorang ustad sekaligus umara yang menjabat sebagai Gubernur, juga seorang karateka handal. Dialah Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H.Irwan Prayitno, Psi.,M.Sc.

Pada 29 Oktober 2016, dia menambah deretan prestasi dengan berhasil mendapatkan Sabuk Hitam Dan VI, sekaligus diangkat menjadi anggota Majelis Sabuk Hitam dan Dewan Guru dari Pengurus Besar Institut Karate-Do Nasional (PB Inkanas).

Penyematan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB INKANAS, Jendral Pol (Purn) Badrodin Haiti. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan Irwan Prayitno sebagai Pejabat Eksekutif Pemerintahan dan Gubernur Pertama di Indonesia yang memegang Sabuk Hitam Dan VI dan masuk jajaran elit Dewan Guru Karate.

Ketua Dewan Guru sekaligus pemegang Sabuk Hitam Dan VII, Ellong Tjandra memberikan sertifikat kenaikan tingkat sabuk hitam DAN VI, setelah mengikuti serangkaian ujian yang diberikan dari Dewan Guru di Auditorium.

Link Video saat ujian Sabuk Hitam Dan VI: https://youtu.be/zN_pbm2cGJU

“Saya sudah memulai mengenal olahraga bela diri karate ini sejak usia sekolah dasar. Namun empat tahun belakangan ini saya dapat lebih fokus menggelutinya. Merupakan hal yang membanggakan bagi saya karena kenaikan tingkat tidak begitu saja saya terima, namun melalui proses yang panjang dan latihan yang rutin disela-sela rutinitas saya,” ujar Irwan Prayitno saat diwawancarai seruji.com.

“Dalam ujian ini saya memilih Kata Jion yang merupakan aplikasi dari semua gerakan yang telah dipelajari selama ini dari mulai gerakan dasar. Saya berharap, hal seperti ini menjadi inspirasi positif bagi generasi muda dalam membentuk kepribadian, kedisiplinan yang lebih baik, sehingga menjadi anak muda yang sehat jasmani dan rohani, yang akan berguna di masa depan,” lanjut Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno, memang dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat sebagai sosok yang komplit. Selain sebagai dosen dan psikolog, beliau dihormati sebagai Datuak Penghulu Suku Tanjung Pauh IX Padang, dengan gelar Datuak Rajo Bandaro Basa, beliau juga dikenal sebagai ulama yang sangat produktif dengan buku-buku karya beliau dan masih aktif ceramah di berbagai majelis taklim dan forum-forum.

Selain itu, Irwan Prayitno juga seorang Crosser, dan tergabung dalam sebuah klub motor cross, bernama Trabas Sumbar 1. Ada lagi prestasi beliau sebagai musisi, yang pernah meraih penghargaan sebagai Tokoh Penabuh Drum Indonesia, yang diberikan produsen alat musik terkenal dunia, Zildjian pada 2016. (denny rahmad)

Keterangan Foto :

Atraksi kumite saat ujian Sabuk Hitam Dan VI Irwan Prayitno

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...