Irwan Prayitno, Gubernur Pertama yang Sandang Dan VI Inkanas

Jakarta, Seruji.com- Siapa yang menyangka, seorang ustad sekaligus umara yang menjabat sebagai Gubernur, juga seorang karateka handal. Dialah Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H.Irwan Prayitno, Psi.,M.Sc.

Pada 29 Oktober 2016, dia menambah deretan prestasi dengan berhasil mendapatkan Sabuk Hitam Dan VI, sekaligus diangkat menjadi anggota Majelis Sabuk Hitam dan Dewan Guru dari Pengurus Besar Institut Karate-Do Nasional (PB Inkanas).

Penyematan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB INKANAS, Jendral Pol (Purn) Badrodin Haiti. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan Irwan Prayitno sebagai Pejabat Eksekutif Pemerintahan dan Gubernur Pertama di Indonesia yang memegang Sabuk Hitam Dan VI dan masuk jajaran elit Dewan Guru Karate.

Ketua Dewan Guru sekaligus pemegang Sabuk Hitam Dan VII, Ellong Tjandra memberikan sertifikat kenaikan tingkat sabuk hitam DAN VI, setelah mengikuti serangkaian ujian yang diberikan dari Dewan Guru di Auditorium.

Link Video saat ujian Sabuk Hitam Dan VI: https://youtu.be/zN_pbm2cGJU

“Saya sudah memulai mengenal olahraga bela diri karate ini sejak usia sekolah dasar. Namun empat tahun belakangan ini saya dapat lebih fokus menggelutinya. Merupakan hal yang membanggakan bagi saya karena kenaikan tingkat tidak begitu saja saya terima, namun melalui proses yang panjang dan latihan yang rutin disela-sela rutinitas saya,” ujar Irwan Prayitno saat diwawancarai seruji.com.

“Dalam ujian ini saya memilih Kata Jion yang merupakan aplikasi dari semua gerakan yang telah dipelajari selama ini dari mulai gerakan dasar. Saya berharap, hal seperti ini menjadi inspirasi positif bagi generasi muda dalam membentuk kepribadian, kedisiplinan yang lebih baik, sehingga menjadi anak muda yang sehat jasmani dan rohani, yang akan berguna di masa depan,” lanjut Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno, memang dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat sebagai sosok yang komplit. Selain sebagai dosen dan psikolog, beliau dihormati sebagai Datuak Penghulu Suku Tanjung Pauh IX Padang, dengan gelar Datuak Rajo Bandaro Basa, beliau juga dikenal sebagai ulama yang sangat produktif dengan buku-buku karya beliau dan masih aktif ceramah di berbagai majelis taklim dan forum-forum.

Selain itu, Irwan Prayitno juga seorang Crosser, dan tergabung dalam sebuah klub motor cross, bernama Trabas Sumbar 1. Ada lagi prestasi beliau sebagai musisi, yang pernah meraih penghargaan sebagai Tokoh Penabuh Drum Indonesia, yang diberikan produsen alat musik terkenal dunia, Zildjian pada 2016. (denny rahmad)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER