Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

0
85
Sidang pembakaran rumah
Para terdakwa kasus pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga menjalani sidang putusan, Selasa (16/1). (foto:Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Jalan Pertanian/Milala, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Rabu (5/4/2017) lalu.

“Menghukum, menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada terdakwa Jaya Mita br Ginting,” ucap Ketua Majelis Hakim Richard Silalahi dalam sidang beragenda putusan yang berlangsung di ruang Cakra I Pengadilan Negeri Medan, Selasa (16/1).

Selain Jaya Mita, Ketua Majelis Hakim Richard Silalahi juga menghukum para pelaku lainnya, dengan hukuman bervariasi yakni Cari Muli br Ginting, Maju Suranta Siallagan alias Maju Ginting, serta Rudi Suranta Ginting masing-masing 20 tahun penjara.

Sedangkan Zulpa Nitra Purba masih dalam kasus yang sama dengan majelis hakim terpisah dihukum selama 18 tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Togatorop.

Usai mendengarkan putusan majelis hakim, baik JPU, maupun kelima terdakwa masih pikir-pikir apakah akan mengajukan upaya hukum banding.

Sebelumnya JPU Sindu meminta kepada majelis hakim agar kelima terdakwa masing-masing dijatuhi pidana penjara seumur hidup.

Dalam kasus ini, pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga dilatarbelakangi dendam. Jaya Mita br Ginting tidak terima karena Ganti Ginting belum melunasi sisa pembayaran dari pembelian rumah sebesar Rp 102 Juta.

Ganti Ginting dan istrinya, Marita br Sinuhaji baru melakukan pembayaran Rp 136 juta.

Karena tak kunjung dibayar, membuat Mita dan Cari Ginting menjadi gelap mata dan menyuruh Maju, Rudi dan Zulpa untuk membakar rumah Ganti Ginting.

Rumah korban dibakar oleh para terdakwa dari luar dengan menggunakan bensin.  Akibat perbuatan para terdakwa, empat orang yang berada di dalam rumah, meninggal karena keracunan asap.

Keempat korban tewas itu, masing-masing bernama ‎Marita br Sinuhaji, Frenki Riza Ginting, Kristin br Ginting, dan Selvi br Ginting. Hasil autopsi, tenggorokan sampai paru-paru para korban penuh CO2 dan mengalami luka bakar serius. (Mica/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...