Anggaran Pertemuan IMF-WB, Luhut: Hingga Hari Ini Hanya Rp566 Miliar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penggunaan anggaran untuk pertemuan tahunan IMF-World Bank (WB) di Bali, baru terpakai sebanyak Rp566 miliar

“Hingga hari ini kita hanya mempergunakan Rp566 miliar, dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hampir Rp100 miliar, jadi Rp466 miliar kita gunakan untuk komputer dan segala macam,” kata Luhut dalam acara “Menakar Dampak IMF-WB” di Jakarta, Senin (17/9).

Luhut mengatakan pemanfaatan dana tersebut masih di bawah alokasi anggaran yang sebelumnya ditetapkan sebanyak Rp855 miliar, sehingga masih ada alokasi yang belum terpakai untuk pergelaran acara akbar ini.

“Kita kelola anggaran ini dengan efisien, sehingga segala ‘single penny‘ dari anggaran ini menimbulkan dampak,” katanya.

Luhut mengatakan persiapan dari pertemuan yang akan dihadiri 19.800 peserta dari 189 negara ini sudah mendekati akhir untuk menyambut para tamu yang terdiri dari tokoh keuangan dunia, investor, akademisi maupun LSM.

“Kita juga sudah membuat sistem terpadu di Bali untuk antisipasi terhadap kecelakaan dan tsunami. Kita jadikan ini model untuk di tempat lain seperti Lombok, Danau Toba dan Borobudur,” katanya.

Ia juga menyampaikan banyak tokoh keuangan dunia yang sudah tidak sabar untuk mengunjungi Indonesia dan memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk menyukseskan acara akbar ini.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan seluruh masyarakat di Bali telah siap memberikan kontribusi dan komitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB.

Ia menambahkan rencana perhelatan akbar maupun manfaat dari pertemuan ini sudah melibatkan seluruh warga mulai di kawasan kota hingga tingkat paling bawah dalam struktur pemerintahan daerah, yaitu desa.

“Terlebih dengan pendekatan spiritual keagamaan dan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali, diharapkan pertemuan itu akan berlangsung nyaman dan sangat aman,” ujar Wayan.

Berdasarkan penghitungan Bappenas, pertemuan tahunan IMF-WB bisa memberikan dampak ekonomi di Bali tumbuh 0,64 persen, sehingga pertumbuhan ekonomi kawasan pada akhir 2018 dapat mencapai 6,54 persen.

“Karena melibatkan banyak peserta, yaitu 19.800 peserta plus pendukung, maka kamar akan penuh, butuh makan, butuh oleh-oleh, sehingga ekonomi kerakyatan di Bali betul-betul akan bergerak,” ujar Wayan.

Untuk acara ini, Bali sudah melakukan banyak pembenahan termasuk membangun infrastruktur baru diantaranya jalan underpass Ngurah Rai, pelabuhan Benoa, TPA Suwung dan Garuda Wisnu Kencana yang total investasinya mencapai Rp3 triliun. (Ant/SU01)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER