Kemendikbud Dorong Produser untuk Kembangkan Film yang Mendidik

2
47

Jakarta — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para produser film. Penghargaan diberikan kepada mereka yang filmnya berhasil mendapatkan lebih dari 1 juta penonton. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada mereka yang telah berkarya melalui bidang perfilman.

“Dengan diberikan penghargaan ini, diharapkan yang lain akan bekerja lebih keras untuk meraih capaian yang lebih besar dan membangkitkan gairah baru bagi pelaku-pelaku di dunia perfilman kita,” ujar Mendikbud di saat memberikan sambutan di hadapan para penerima penghargaan di kantor Kemendikbud, Jakarta (10/2/2017).

Menteri Muhadjir juga menyatakan bahwa Kemendikbud siap untuk berkolaborasi dengan para produser film untuk mengembangkan film yang mendidik bagi generasi muda. “Jika ada film dari tingkatan anak-anak hingga dewasa yang mendidik, bisa kita bekerja sama antara pelaku perfilman dan sekolah,” tuturnya sebagaimana dilansir Kemendikbud.go.id

Melalui cara ini, Mendikbud ingin menanamkan kepada generasi muda agar memiliki rasa untuk mengapresiasi karya, baik dalam bentuk film, musik, lukisan, dan karya seni lainnya. Karena menurutnya pendidikan yang diperlukan bukan hanya baca, tulis, dan hitung. Tetapi juga tentang etik, estetik, dan kinestetik.

Ketujuh produser yang menerima penghargaan adalah Hb Naveen, Mira Lesmana, Sunil Samtani, Manoj Punjabi, Frederica, Chand Parwez Servia, dan Sukdev Singh. Sedangkan judul karya yang berhasil mencapai lebih dari satu juta penonton di antaranya, Warkop DKI Reborn, Ada Apa Dengan Cinta 2, Hangout, Rudy Habibie, dan My Stupid Boss.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ketua DPD Bertemu Ketua Parlemen Vietnam

HANOI, SERUJI.CO.ID - Ketua DPD RI Oesman Sapta bertemu dengan Ketua Parlemen Vietnam Nguyen Thi Kim Ngan membahas sejumlah isu terkait hubungan Indonesia dan negara...
Khofifah-Emil

Khofifah-Emil Lengkapi Berkas Pendaftaran di KPU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasangan bakal calon gubernur dan wakilnya untuk Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, melengkapi berkas persyaratan pendaftaran...

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...