Dewan Pendidikan Bondowoso Rekomendasikan Larangan Gawai di Sekolah

0
34
Gawai di sekolah
Siswa menggunakan gawai/gadget di lingkungan sekolah. (foto:Istimewa)

BONDOWOSO, SERUJI.CO.ID – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Dr Syaeful Bahar menyatakan pihaknya merekomendasikan adanya larangan penggunaan gawai atau telepon seluler pintar bagi kalangan pelajar di sekolah karena banyak memberikan dampak negatif.

“Berdasarkan kajian yang dilakukan Dewan Pendidikan selama kurun waktu empat tahun, salah satu penyimpangan moral, sumber utamanya adalah dari penggunaan gadget. Oleh karena itu sangatlah mungkin untuk merekomendasikan larangan gadget bagi siswa di sekolah pada pemerintah daerah,” katanya di Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (17/1).

Sebagaimana tradisi pesantren, lanjut dia, siswa dilarang membawa gawai (gadget) dan kalaupun membawa gadget cukup telepon yang tidak ada vitur lainnya, kecuali hanya bisa menerima “SMS” dan menelepon untuk kepentingan orang tua.

Penggunaan gawai di sekolah, katanya, cenderung menggiring siswa malas belajar karena dengan mudah bisa memperoleh jawaban-jawaban dari soal-soal mata pelajaran lewat alat canggih itu.

“Hal itu juga akan berdampak terhadap menurunnya minat baca siswa terhadap buku-buku yang menjadi rujukan utama ilmu pengetahuan,” ucapnya.

Menurut Syaeful, pihaknya sangat setuju larangan penggunaan gawai bagi siswa di sekolah karena bagi mereka (siswa) yang belum memiliki komitmen yang kuat terhadap ilmu pengetahuan lalu diberi kesempatan untuk mendapat fasilitas yang berbentuk jalan pintas untuk mendapatkan informasi, akan sangat berbahaya.

“Perpustakaan akan sepi pembaca padahal semua informasi harus dari buku. Karena yang namanya gadget itu semuanya parsial walaupun saat ini ada aplikasi e-book tetapi kami tidak yakin siswa membaca itu dan yang pasti mereka hanya membaca ‘capture’ yang sesuai dengan kepentingan mereka saja,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 1 Bondowoso Bidang Kesiswaan Agus Djumantoro mengatakan selama ini siswa diwajibkan menggunakan gawai sebagai salah satu sarana menjawab soal-soal yang sulit dan butuh pendalaman materi.

“Saya pribadi tidak setuju dengan penggunaan gadget, karena dengan gadget siswa lebih malas belajar dan salah satu contohnya saya mengajar agama, ketika harus membuka ayat-ayat Alquran mereka langsung memanfaatkan gadgetnya padahal di mushalla banyak Al-Qur’an yang disediakan untuk kepentingan sekolah,” tuturnya. (Ant/SU05)

Komentar

BACA JUGA

Yusril Usulkan KPU Verifikasi Faktual Ulang PBB

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan kepada Komisi Pemilih Umum (KPU) untuk melakukan verifikasi faktual ulang terhadap partainya. "Dalam...

Wiranto: Indonesia Siap Bantu Negara Kawasan Pasifik Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Indonesia akan membantu negara-negara yang berada di kawasan Pasifik Selatan sesuai dengan keinginan yang dibutuhkan. "Bantuan yang diminta negara Pasifik Selatan seperti...

Tersandung Narkoba, Nasdem Gorontalo Pecat Ketua DPD

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat, atau Nasdem Provinsi Gorontalo secara resmi memberhentikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Pohuwato berinisial...

Mediasi Gagal, PBB Akan Lawan KPU Hingga Pengadilan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gagal memediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kasus tidak diloloskannya PBB...

Kemdikbud Targetkan Penyerapan Anggaran Capai 98 Persen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atau Kemdikbud, Didik Suhardi mengatakan pihaknya menargetkan penyerapan anggaran mencapai 98 persen pada 2018. "Kami berharap pada...
loading...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...
IMG-20180222-WA0084

PANWASLU KABUPATEN MESUJI RAKOOR TENTANG PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018, Panwaslu Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat Koordinasi dengan peserta Anggota Panwascam Divisi Penindakan dan Divisi SDMO serta 1...
Talonsong

Talonsong

Talonsong, sebuah kata dalam bahasa Minang, yang sering dituturkan ditengah masyarakatnya.  Talonsong, padanannya dalam bahasa indonesia yang tepat adalah terlanjur.  Jika talonsong,  maka semuanya...