
“Kami bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation karena mereka memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam pengembangan profesi guru dan kemampuan secara organisasi untuk memberikan penanganan logistik yang kompleks,” lanjut Ben.
Sementara itu Direktur Putera Sampoerna Foundation – School Development Outreach (SDO), Gusman Yahya mengatakan bahwa sebagai bagian dari komitmen SDOi untuk memberdayakan para pengajar, di bawah naungan Sampoerna University, SDO secara aktif mengajak institusi-institusi pendidikan internasional yang memiliki reputasi tinggi, seperti Cambridge, untuk secara terus-menerus menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di pasar global dan mempersiapkan mereka untuk siap bekerja dan siap di tingkat dunia dengan menyediakan pengalaman pendidikan yang komprehensif.
“Kemitraan dengan Cambridge akan menciptakan kesempatan yang lebih besar dalam hal akses dan kemampuan bagi sekolah dan para pendidik untuk mendapatkan pengembangan profesional berkualitas tinggi,” ujar Gusman.
Cambridge beroperasi di 160 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia, yang baru saja meresmikan dibukanya sekolah Cambridge ke 208 yang terbaru, yakni Al Azhar Yogyakarta. Institusi ini juga baru saja memberikan penghargaan 123 Outstanding Cambridge Learners Awards kepada pelajar terbaik Indonesia untuk seri ujian Cambridge pada Juni dan November 2017.
Cambridge Assessment International Education (Cambridge International) mempersiapkan siswa sekolah untuk menghadapi dunia, membantu membangun rasa keingintahuan dan semangat belajar yang abadi. Cambridge International merupakan bagian dari Universitas Cambridge.

Putera Sampoerna Foundation (PSF) didirikan sebagai organisasi sosial yang bertujuan untuk membantu pembangunan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Pada tahun 2015. PSF bertransformasi menjadi bisnis sosial yang mengenali pentingnya pendidikan dalam membangun sebuah bangsa.
Sebagai bisnis sosial pertama dalam negeri, PSF bekerjasama dengan para mitra dan donor untuk menyediakan pendidikan internasional yang berkualitas bagi para siswa Indonesia. Ini sesuai dengan keinginan untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia yang berkualitas dan berpendidikan tinggi yang siap untuk memimpin negara dan berkontribusi terhadap pembangunannya. (ARif R/Hrn)
