Bantu Kualitas Pendidikan, USAID di Jatim Telah Melatih 17.230 Pendidik

0
157
  • 5
    Shares
Direktur USAID Erin Elizabeth Mckee bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo. (foto:USAID)

SURABAYA – United States Agency for International Development (USAID) melalui program pendidikan yang diberi nama PRIORITAS telah bermitra dengan Provinsi Jawa Timur dalam kurun waktu 2012-2017.

Dalam waktu tersebut, program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidik melalui sejumlah pelatihan bagi guru, kepala sekolah, pengawas, dan komite sekolah ini, telah melatih sebanyak 17.230 pendidik.

Memasuki akhir program, USAID PRIORITAS akan menuntaskan kegiatannya di Jatim hingga Bulan Juli 2017 nanti.

Loading...

Silvana Erlina Koordinator USAID PRIORITAS Jatim menjelaskan bahwa USAID PRIORITAS yang bekerja di 19 kabupaten/kota menggelar roadshow penutupan program sekaligus meminta komitmen dari para pemangku pendidikan di kabupaten/kota untuk terus menjaga kualitas pendidikannya.

Kegiatan pelatihan guru tingkat sekolah yang dikembangkan oleh USAID PRIORITAS di kabupaten Mojokerto

Kendala utama yang dihadapi dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten/kota adalah sangat bergantung kepada komitmen kepala daerah dan pemangku kebijakan dalam pendidikan hingga ke level kepala sekolah.

“Sebagus apapun kualitas guru, apabila dia tidak didukung oleh kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan lainnya, maka dia hanya akan menyebarluaskan praktik baiknya di kelasnya saja. Padahal praktik baik yang dilakukan guru perlu disebarkan pada guru lainnya dalam forum kelompok kerja guru,” terang Silvana.

“Sejauh ini kami sudah bertemu dengan pemangku pendidikan di 6 kabupaten/kota dan mereka semua menyatakan siap untuk meneruskan Program USAID PRIORITAS dengan menganggarkan dana untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan,” lanjutnya.

Hingga akhir Mei nanti, Silvana akan mengadakan pertemuan dengan 13 kabupaten/kota lainnya. Ke-19 kabupaten/kota tersebut yakni Bangkalan, Lamongan, Sampang, Sidoarjo, Nganjuk, Lumajang, Situbondo, Pamekasan, Pasuruan, Banyuwangi, Kota Mojokerto, Ngawi, Madiun, Jombang, Blitar, Kota Batu, Kab Mojokerto, Tuban, dan Bojonegoro.

Sementara itu Direktur USAID yang baru saja bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Erin Elizabeth Mckee menjelaskan bahwa USAID masih akan bekerjasama dengan Pemprov Jatim di beberapa bidang antara lain, pendidikan, kesehatan, air dan sanitasi.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menerima delegasi USAID.

“USAID menangani berbagi sektor di Jawa Timur, yang saya bicarakan dengan pak gubernur tadi adalah tentang pendidikan, lingkungan, air bersih dan sanitasi serta pemerintahan yang baik,” ujar Erin usai bertemu Soekarwo minggu lalu.

Gubernur Jatim yang akrab disapa Pakde Karwo mengharapkan keberhasilan USAID di Jatim dilanjutkan khususnya untuk daerah di Pulau Madura, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Probolinggo.

“Kerjasama Pemprov Jatim dengan USAID terutama dibidang pendidikan akan habis pada Juli ini. Mohon diperpanjang keberhasilan program-program USAID tidak hanya di Tulungagung dan Jember, tetapi juga di Bondowoso, Situbondo, Probolinggo dan seluruh Madura,” kata Pakde Karwo.

 

Editor: Harun S

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU