“Fisik maupun teknik anak-anak mengalami kemajuan. Akan tetapi, kalau masalah mental tanding ‘kan belum tahu karena saat pertandingan yang menguji itu,” katanya.
Olahraga ini, menurut dia, tidak bisa diprediksi. Pasalnya, bisa saja Sri Lanka jauh lebih matang mentalnya.
Kendati demikian, dia berharap anggota timnya bisa tampil bagus dan habis-habisan sehingga mendapatkan kemenangan.
Sementara itu, anggota tim Davis David Susanto yang dihubungi secara terpisah, mengaku tetap mewaspadai segala kemungkinan yang akan terjadi menghadapi tim Sri Lanka.
“Oleh karena itu, kami akan tetap berusaha maksimal. Tidak boleh meremehkan dan terus berlatih mematangkan apa yang menjadi kekurangan kami,” kata David.
Tim Davis Indonesia sendiri, akan bertanding menghadapi Sri Lanka dalam laga “playoff” degradasi di Colombo pada tanggal 7 hingga 8 April mendatang. Tim sendiri akan berangkat ke Colombo pada hari Senin (2/4). (Ant/SU03)
