Christopher Rungkat Perkuat Tim Davis Indonesia

0
56
  • 2
    Shares
Christopher Rungkat masih berpeluang menambah medali di SEA Games 2017 (foto:phnompenhpost)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –¬†Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP Persatuan Lawn Tenis Indonesia Deddy Prasetyo menyatakan petenis Cristopher Rungkat bakal memperkuat tim Piala Davis yang akan menjalani laga “playoff” degradasi menghadapi Sri Lanka, 7 hingga 8 April mendatang.

“Dia telah berlatih di lapangan tenis Senayan Jakarta dan sudah dipastikan masuk membantu tim Davis melawan Sri Lanka,” kata Deddy Prasetyo saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (31/3).

Christo (sapaan akrab Christopher Rungkat) yang menambah kekuatan tim yang terdiri atas Anthonny Susanto (20), M. Rifqi Fitriadi (18), M. Althaf Dhaifullah (17), Justin Barki (17), dan David Agung Susanto (26), diharapkan bisa menyelamatkan Indonesia agar bertahan di Grup II Zona Asia Oseania.

Christo yang sebelumnya diketahui tengah menjalani tur dunia untuk ambisi berlaga di turnamen Grand Slam, disebutkan Deddy, sudah dua pekan berlatih bersama tim Davis.

“Sudah dua pekan berlatih, tetapi ini tidak mengganggu jadwalnya karena semua sudah direncanakan oleh Christo sendiri,” kata Deddy.

Tim Davis Indonesia harus menjalani laga “playoff” karena dalam pertandingan babak penyisihan Grup II Zona Asia/Oseania, mulai 3 hingga 4 Februari 2018, Indonesia menyerah 1-3 dari Filipina.

Untuk menentukan apakah Indonesia akan bertahan atau terdegradasi ke Grup III, tim Merah Putih harus menghadapi Sri Lanka dalam laga “playoff” di Colombo.

Indonesia sendiri memiliki peluang cukup besar jika melihat rekor pertemuan. Tim Merah Putih menang 5-0 atas Sri Lanka dalam pertemuan terakhir di Solo, Jawa Tengah, pada bulan Juli 2016.

“Peluang menang tetap ada karena pada tahun 2016 kita berhasil mengalahkan mereka 5-0. Namun, hal itu harus diliihat nanti karena yang utama yang menentukan itu adalah mental bertanding,” tutur Deddy.

Terkait dengan persiapan sendiri, Dedy menjelaskan bahwa kemajuan anak-anak latihnya sudah cukup maksimal, baik fisik maupun teknik. Namun, dia menegaskan kembali hal tersebut tidak bisa jadi acuan utama untuk dapat memenangi laga kontra Sri Lanka tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU