Jelang Lawan Kamboja, Timnas Mendapat Suntikan Moral

SELANGOR – Stadion Shah Alam Selangor, Malaysia, tempat pertandingan terakhir cabang olahraga sepak bola Grup B SEA Games 2017 yang mempertemukan antara Indonesia versus Kamboja, mulai ramai dihadiri suporter Timnas Indonesia yang menggunakan kaos kandang berwarna merah, Kamis (24/8) waktu setempat.

Pendukung timnas yang datang dari seputaran Kuala Lumpur, Selangor, hingga Petaling Jaya berjajar rapi saat akan masuk stadion.

Sebelum masuk stadion, pendukung timnas Indonesia terus menyanyikan yel-yel dukungan. Sebagian banyak menggunakan syal dengan bertuliskan Indonesia di kepalannya sebagai identitas. Selain itu banyak juga yang membawa bendera Merah Putih yang akan memberikan suntikan moral kepada timnas Indonesia.

“Sejak pertama penyisihan saya selalu menonton. Saya yakin Indonesia bakal menang pada pertandingan ini. Makanya kami yang di sini semangat untuk mendukungnya,” kata salah satu warga negara Indonesia di Malaysia, Agus Salim.

Pria asal Jember, Jawa Timur, itu mengaku permainan anak asuh Luis Milla itu cukup bagus dan sudah sepantasnya bisa lolos ke babak semifinal. Ia pasuka Luis Milla bisa memenangi di laga penentuan untuk lolos ke babak final itu.

“Saya prediksi bisa menang 3-0. Indonesia…. Indonesia…. Indonesia,” katanya dengan nada optimis.

Pada klasemen Grup B, Indonesia berada di posisi tiga dengan delapan poin dari empat atau selisih dua poin dengan Vietnam dan Thailand yang berada di posisi kedua. Peluang untuk lolos ke semifinal cukup besar jika Indonesia mampu memenangi pertandingan penyisihan terakhir ini. (Ant/Frdn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.