Persebaya Ikat Tujuh Pelatih dan 11 Pemain

SURABAYA – Persebaya mengontrak enam pelatih dan sebelas pemain untuk musim 2017/2018 di Graha Pena, Jumat (24/2). Pemain yang dikontrak oleh manajemen Persebaya merupakan pemain yang telah direkomendasikan oleh tim pelatih. Di antaranya ada pemain senior Mat Halil.

Direktur Tim Persebaya Chandra Wahyudi, di Graha Pena Surabaya, Jumat (24/2) mengatakan, setelah adanya penandatanganan kontrak pemain dan pelatih ini akan dilakukan pengontrakan pemain tambahan untuk memenuhi slot pemain.

“Jadi setelah ini nanti akan dilakukan penandatanganan kontrak pemain tambahan yang kami lihat permainannya di Piala Dirgantara. Dari tiga puluh kuota pemain kami masih mengontrak sebelas pemain. Jadi masih ada sembilan belas slot yang kosong,” jelas Chandra.

Setelah manandatangani kontrak tersebut, para pemain akan segera diberangkatkan ke Sleman untuk mengikuti Piala Dirgantara.


Dia menjelaskan, durasi kontrak yang ditawarkan berebeda-beda. Ada 1 tahun dan ada beberapa yang dikontrak jangka panjang lebih dari 2 tahun. “Terutama untuk pemain-pemain muda kita ada kesepakatan untuk kontrak lebih dari 2 tahun,’ jelasnya.

Salah satunya Riyan yang dikontrak lebih dari 2 tahun. Kalau nilai kontrak, manajemen tidak bisa menyebutkan tapi memang ini sebuah kesepakatan dengan pemain sebelumnya. “Kita sudah komunikasi si A dapat berapa, si B dapat berapa dan selesai kontrak semuanya mulus,” paparnya.

BACA JUGA:  Kontra Borneo, Persija Antisipasi Bola Mati

Chandra menuturkan, salah satu nilai kontrak tertinggi, yaitu pemain senior yang di atas 25 tahun yang nilai kontraknya lebih tinggi.  Tapi ini masih 11 pemain. Tentunya masih ada beberapa tambahan pemain yang dikontrak, ada sekitar 19 atau 20 pemain.

“Kita lihat setelah Dirgantara Cup. Setelah Dirgantara nanti mungkin kita bisa mendapat tambahan 14  atau 15 pemain lagi yang bisa kita kontrak. Sehingga akhir Maret Persebaya sudah punya pemain antara 25 sampai 30 pemain,” terang Candra.

Berikut ini adalah pelatih yang dikontrak oleh managemen baru Persebaya, yakni Iwan Setiawan (pelatih kepala), Ahmad Rosyidin (asisten pelatih),  Lulut Kistiono (asisten pelatih), Miftahul Hadi (pelatih kiper),  Noor Arief (staf pelatih statistik),  Jefri Prasetyo (staf pelatih teknik), Dedi Sutanto (staf pelatih kiper).

Sedangkan daftar pemain yang dikontrak Persebaya yaitu  Dimas Galih, Mat Halil,  M. Syaifuddin, Rachmat Irianto, Abu Rizal Rodeg, Ridwan Awaluddin,  Misbahus Solikhin, Sidik Saimima, Oktavianus Fernando, Rendi Irwan, dan Rahmat Affandi.

EDITOR: Rizky

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi