Lakukan Gerakan Tidak Senonoh, FIFA: Maradona Harus Berperilaku Terhormat

MOSKOW, SERUJI.CO.ID – Diego Maradona mungkin menjadi legenda dalam sejarah sepak bola, badan sepak bola dunia (FIFA) mengatakan pada Jumat (29/6), tetapi dia pun harus menunjukkan rasa hormat kepada penggemar lainnya di stadion Piala Dunia.

Ditanya tentang keluhan bahwa mantan pemain berusia 57 tahun itu telah membuat gerakan tidak senonoh terhadap penonton lainnya setelah Argentina meraih kemenangan terakhir pada Rabu (27/6), ketua eksekutif Piala Dunia FIFA Colin Smith mengatakan kepada wartawan bahwa mantan pemain Argentina itu merupakan bagian berharga dari program Legenda Sepak Bola untuk mempromosikan pertandingan.

“Para pemain yang membantu menulis sejarah sepak bola memiliki peran untuk dimainkan,” kata Smith.

“Diego Maradona, jelas salah satu pesepak bola terhebat yang pernah hidup, merupakan bagian dari itu.” Tapi, FIFA juga menyadari insiden seperti yang terjadi selama pertandingan penting grup Argentina melawan Nigeria di St. Petersburg, dia menambahkan: “Kami mengharapkan semua pemain, mantan pemain, staf, penggemar, semua orang untuk berperilaku dengan cara yang terhormat.”

Selama pertandingan, Maradona menarik perhatian dengan tingkah lakunya di tribun seperti membuka poster dirinya sendiri dan terlihat jatuh tertidur pada satu titik. Kemudian, setelah gol menit ke-86 Marcos Rojo mengamankan tempat Argentina di babak 16 besar, dia membuat gerakan jari tengah dengan kedua tangan.

“Dari tangan Tuhan, sampai jari-jari memalukan”, demikian judul utama salah satu media di Amerika Latin, mengacu pada gol “Tangan Tuhan” Maradona melawan Inggris di Piala Dunia 1986. Mantan pemain Argentina itu tidak asing dengan kontroversi, setelah pernah menembak wartawan dengan senapan angin serta upayanya berjuang melawan kecanduan kokain dan alkohol. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER