Hadapi Argentina, Prancis Lakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Messi


RUSIA, SERUJI.CO.ID –  Didier Deschamps mungkin tergoda untuk mengeksekusi strategi “Tanpa Messi, tidak ada Argentina” ketika mempersiapkan laga putaran 16, Sabtu (30/6), tetapi manajer Prancis itu juga harus menyadari untuk mendapatkan hasil maksimal dari pemain bintangnya sendiri.

Langkah mulus Prancis ke babak sistem gugur dengan dua kemenangan dan hasil imbang membuat mereka difavoritkan untuk mengalahkan tim Argentina yang dikalahkan Kroasia dan membutuhkan kemenangan akhir melawan Nigeria untuk memastikan tiket mereka.

“Les Blues”, julukuan Prancis, juga dituntut meningkatkan kinerja mereka yang sempat tertatih-tatih di fase penyisihan grup, dimana bintang-bintang mudanya benar-benar bersinar di panggung sepak bola terbesar.

Messi, warisan Piala Dunia dan Argentina pun terlalu mengandalkan penyerang Barcelona itu, bagaimanapun telah mendominasi narasi yang mengarah ke laga di Kazan Arena.

Saat konferensi persnya pada Jumat (29/6), Deschamps ditanya berulang kali bagaimana Prancis akan menghentikan Messi, dan dia menjawab dengan sabar sampai permintaan keempat seperti itu memicu desahan kecil putus asa.

“Pemain ini luar biasa sehingga kami harus mengambil sejumlah tindakan pencegahan,” kata mantan kapten tim yang memenangi Piala Dunia itu.

Messi lapar dengan bola dan gol dengan kemenangan pertarungan di lini tengah akan tampak sebagai titik awal yang jelas untuk tindakan pencegahan Deschamps.

Kroasia berhasil mengurung Messi dengan memasang Ivan Strinic dan Marcelo Brozovica di belakang gelandang Luka Modric dan Ivan Rakitic, dan bergantian mengawal pemain berbahaya Argentina itu.

N’Golo Kante dan Blaise Matuidi juga mampu berperan sebagai pemain penghenti serupa, dan Deschamps bisa memilih untuk kembali ke formasi 4-2-3-1 yang lebih konservatif dengan Matuidi bermain di sayap kiri ketimbang opsi menyerang seperti mitra Messi di Barcelona Ousmane Dembele.

Berkonsentrasi terlalu banyak pada Messi, bagaimanapun, juga bisa terbukti menghambat pola serangan Prancis yang telah menunjukkan diri mereka sebagai kumpulan pemain mahal yang bergerak selaras.

Deschamps mengorbankan kesempatan emas mereka untuk menang dengan mengubah timnya saat hasil imbang 0-0 melawan Denmark, yang tetap menjamin lolos kualifikasi tetapi tidak banyak meningkatkan kohesi tim.

Perombakan lain muncul untuk pertandingan Argentina, dengan Deschamps tidak mulai menurunkan pemain muda berbakat Kylian Mbappe dari bangku cadangan lagi atau untuk mengistirahatkan Paul Pogba.

Performa Antoine Griezmann menjadi kekhawatiran lain dan Deschamps belum menemukan kombinasi yang terbaik dari sang striker.

Tanpa arah jelas yang ditentukan dalam pilihan Deschamps, mungkin terserah kepada para pemain untuk menemukan cara mereka sendiri dalam menghadapi Messi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close