Berkat VAR, Wasit FIFA Rayakan Piala Dunia Tanpa Skandal

RUSIA, SERUJI.COID – Bos perwasitan FIFA merayakan apa yang mereka sebut sebagai Piala Dunia tanpa skandal bagi para ofisial pertandingan, Jumat (29/6), dan mengatakan bahwa sistem video tayang ulang telah membantu mencapai tingkat akurasi keputusan hingga 99,3 persen di babak penyisihan grup.

“Setelah 48 pertandingan, kami tidak menjumpai satu skandal pun, dan itu sangat penting,” kata direktur wasit FIFA, Massimo Busacca, kepada wartawan.

Piala Dunia di Rusia merupakan yang pertama menggunakan Video Asisten Wasit (VAR) untuk memantau pertandingan di layar televisi dan berkomunikasi dengan ofisial di lapangan.

VAR memeriksa keputusan yang berpotensi mengubah hasil pertandingan dan, jika mereka merasa wasit lapangan telah membuat keputusan yang salah, menyarankan dia meninjau insiden tersebut di monitor di sisi lapangan.

Pierluigi Collina, ketua komite wasit FIFA, mengatakan bahwa 95 persen dari keputusan awal yang diambil oleh wasit sudah benar, dan ini telah dinaikkan menjadi 99,3 persen berkat intervensi VAR.

Dia mengatakan bahwa 335 keputusan telah diperiksa dalam 48 pertandingan penyisihan grup dan ada 17 ulasan VAR – 14 di lapangan dan tiga oleh asisten VAR.

Namun, mantan wasit Piala Dunia asal Italia itu tidak akan mengomentari keputusan individu, seperti kegagalan untuk memberikan penalti kepada Serbia saat melawan Swiss ketika Aleksandar Mitrovic tampak ditahan oleh seorang pemain belakang.

“Sangat menarik bahwa Anda lebih tertarik pada 0,7 persen (keputusan salah) dan bukan 99,3 persen,” katanya menjawab satu pertanyaan “Saya pikir 99,3 persen (akurasi) adalah angka yang dapat diterima setelah 48 pertandingan ini.” (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam