Muenchen Semangat Pastikan Angkat Trofi di Kandang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bayern Muenchen batal memastikan gelar juara usai main imbang nirgol di markas RB Leipzig, pada Sabtu (11/5), namun hal itu malah membuat mereka bersemangat atas kesempatan mengangkat trofi di kandang sendiri pada laga pamungkas pekan depan.

Pelatih Niko Kovac misalnya, menilai timnya tampil cukup baik melawan Leipzig namun kurang beruntung tak memperoleh tiga poin penuh dan menurut dia hal itu disimpan untuk penutup musim yang manis di Allianz Arena.

“Sayangnya kami tidak bisa memperoleh hadiahnya, tapi kami menyimpannya untuk pekan depan,” kata Kovac dalam komentar purnalaga dilansir laman resmi Bayern Muenchen.

“Kami akan main di kandang dan memastikan gelar juara di sana,” ujar Kovac menambahkan.

Muenchen akan menjamu Eintracht Frankfurt di pekan pamungkas, Sabtu (18/5).

Ia yakin para suporter Muenchen akan menciptakan atmosfer luar biasa untuk menyambut situasi yang sudah lama tak mereka rasakan, yakni menentukan gelar juara di pekan pamungkas.

“Sudah beberapa tahun, mungkin dasawarsa, jadi saya yakin para suporter akan menciptakan atmosfer yang luar biasa, demi menyuntik semangat kami untuk menang,” ujarnya.

CEO Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge, menyuarakan optimisme serupa bahwa timnya bisa mempertahankan penampilan yang baik pekan depan, namun dengan memastikan kemenangan lawan Frankfurt.

“Saya pikir kami memiliki kesempatan baik untuk memastikan gelar juara jika tim bisa tampil sama baiknya saat menjamu Frankfurt nanti,” ujarnya.

Muenchen saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 75 poin dan unggul dua poin atas Borussia Dortmund (73) di posisi kedua.

Pekan depan, Muenchen berpeluang untuk meraih gelar juara Liga Jerman untuk tujuh musim beruntun.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Olahraga Bagi Penyandang Stroke

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID -...

Israel Kembali Serang Gaza, 10 Tewas

SERUJI.CO.ID - Tentara pendudukan Israel telah melakukan beberapa serangan...

Inilah 4 Jenis Nazhir: Anda Masuk Kategori Manakah?

Oleh: Imam Nur Azis Komisioner Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2017-2020 SERUJI.CO.ID...

Janganlah Menyebut Nama Rasulullah Muhammad SAW Tanpa Gelar

SERUJI.CO.ID - Memanggil Rasulullah Muhammad sholallahu 'alaihi wassallam (SAW)...

Menua: Agar Otak Tak Ikut Beruban

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. Dalam perjalanan...

Ngotot Pertahankan Mardani Maming sebagai Bendum, Kantor PBNU Bisa Diperiksa KPK

Dengan tidak menonaktifkan, mau tak mau PBNU terkait dengan Mardani yg saat ini buron. Maka jangan salahkan KPK jika nanti dalam proses pencarian Mardani akan memeriksa kantor PBNU.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Segarkan Wajah dengan A I U E O