Borussia Dortmund Menjadi Runner-Up Liga Jerman

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Borussia Dortmund cuma berakhir menjadi runner-up Liga Jerman 2018/2019 meski meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Borussia Moenchengladbach dalam laga pamungkas di Stadion Borussia Park, Jerman, Sabtu (18/5).

Tim besutan Lucien Favre itu menutup musim dengan perolehan 76 poin, masih terpaut dua poin dari Bayern Muenchen (78) yang memastikan menjadi juara usai menang telak di laga lain, demikian catatan laman resmi Liga Jerman.

Seperti halnya Liverpool di Liga Inggris, Dortmund juga membuang percuma keunggulan yang mereka miliki hingga paruh awal musim atas Muenchen dan membiarkan gelar juara tergelincir dari genggaman tangan mereka.

Sementara Muenchen di laga lain cuma butuh empat menit untuk membuka keunggulan atas lawannya, Dortmund harus menunggu hingga menit ke-44 untuk mengungguli Gladbach.

Jadon Sancho melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti ke sudut kanan atas gawang yang sempat disapu pemain Gladbach, namun VAR memastikan bola sudah melewati garis gawang.

Delapan menit memasuki babak kedua, Dortmund menggandakan keunggulan mereka lewat sontekan jarak dekat Marco Reus menyambut umpan Christian Pulisic.

Assist tersebut dipastikan jadi kontribusi pamungkas Pulisic bagi Dortmund, mengingat musim depan ia akan berseragam klub Inggris, Chelsea.

Skor 2-0 berhasil dipertahankan oleh Dortmund, namun tak ada perayaan berlebihan lantaran kemenangan itu tak mampu mencegah dominasi Muenchen menjuarai Liga Jerman selama tujuh musim beruntun.

Sedangkan bagi Gladbach kekalahan itu membuat mereka berakhir di urutan kelima klasemen dengan koleksi 55 poin dan kehilangan kesempatan main di Liga Champions karena Bayer Leverkusen (58) memetik kemenangan di laga lain untuk memastikan peringkat keempat.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.