Bayern Muenchen Juarai Piala Jerman Usai Kalahkan Leipzig 3-0

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bayern Muenchen berhasil menjuarai Piala Jerman 2018/2019 seusai membungkam RB Leipzig 3-0 dalam partai final, di Stadion Olimpiade, Berlin, Jerman, Ahad (26/5) dini hari WIB.

Gol pembuka dan penutup Robert Lewandowski yang diselingi Kingsley Coman, mengantarkan Muenchen mengangkat trofi Piala Jerman ke-19 mereka sepanjang masa, demikian catatan laman resmi federasi sepak bola Jerman DFB.

Muenchen sukses mengawinkan gelar juara Liga Jerman dan Piala Jerman musim ini yang menjadi musim perpisahan bagi Arjen Robben dan Franck Ribery duo sayap gaek mereka.

Leipzig yang tampil di final perdana mereka bermain agresif sejak tendangan mula dan kiper Manuel Neuer menjadi satu-satunya alasan tim berusia remaja itu tak memiliki keunggulan ketika berhasil menghalau bola tandukan jarak dekat Yussuf Poulsen pada menit ke-11 dan membenturkannya ke mistar gawang.

Ketika Muenchen berhasil keluar dari tekanan, mereka sekaligus membuka keunggulan pada menit ke-29 ketika umpan silang rendah David Alaba berhasil dijangkau kepala Lewandowski yang melompat jauh demi menjebol gawang Leipzig.

Sejak itu, Muenchen tampil percaya diri mendominasi permainan, dan pada dua menit terakhir babak pertama memperoleh dua peluang dari Serge Gnabry dan Mats Hummels yang berhasil diamankan kiper Peter Gulacsi.

Tiga menit memasuki babak kedua, Neuer kembali meredam letupan Leipzig yang memperoleh peluang lewat Emil Forsberg. Neuer berhasil menutup ruang tembak Forsberg dalam situasi satu lawan satu.

Lantas pada menit ke-57, Neuer dan Alaba sudah berhasil ditaklukkan Timo Werner namun bola tembakannya dihalau Niklas Suele tepat di garis gawang.

Ketika rentetan serangan Leipzig mulai berhenti, Muenchen sukses menggandakan keunggulan mereka lewat kerberhasilan Coman mengendalikan bola umpan silang Joshua Kimmich dan melewati dua bek Leipzig sebelum mengoyak gawang Gulacsi pada menit ke-78.

Gol itu seolah menyuntik mati Leipzig dan lima menit jelang waktu normal usai Lewandowski mencetak gol keduanya setelah berlari demi menyambut umpan terobosan Kimmich dan memperdaya Gulacsi dengan sebuah tendangan ungkit demi memperbesar keunggulan Muenchen 3-0.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Islam Nusantara

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam