Refleksi peristiwa 9/11

Dua, pertanyaan ini seolah menuduh jika kekerasan-kekerasan atau teror itu mendapat justifikasi agama dalam Islam. Seolah sumber-sumber keagamaan (religious texts) Islam membenarkan semua itu.

Saya mengingatkan bahwa di semua agama-agama ada teks-teks suci (holy texts) yang cenderung membenarkan pertumpahan darah. Saya mengistilahkah ayat-ayat itu dengan “bloody verses“. Dan oleh karenanya diperlukan pemahaman yang komprehensif, tidak sepotong-sepotong, apalagi dipahami di luar konteks yang benar.

Yang pasti dalam Islam, bahkan ayat-ayat perang sekalipun tidak dimaksudkan untuk tujuan teror dan pembunuhan kaum sipil. Perang dalam Islam bersifat defensif, sekaligus diikat oleh etika yang tinggi. Singkatnya dalam perang sekalipun, rakyat sipil harus mendapat perlindungan. Oleh karenanya pertanyaan tentang justifikasi Islam terhadap teror adalah “out of context” (tidak pada tempatnya).

Tiga, dalam peristiwa 9/11 di tahun 2001 lalu, komunitas Muslim justru kelompok yang paling menderita (korban). Untuk Muslim Amerika, selain karena kita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa ini dan karenanya merasakan apa yang dirasakan oleh semua orang. Tapi yang lebih berat karena kita cenderung dituduh atau dicurigai sebagai pelaku. Akibatnya kita mengalami berbagai bentuk kekerasan dan diskrikiminasi pasca 9/11 itu. Baik di lapangan maupun di level kebijakan pemerintahan saat itu. Oleh karenanya jangan kiranya kami dipandang pengecualian ketika kita mengingat hitam kelamnya peristiwa 9/11 itu.

Banyak poin-poin lainnya yang saya sampaikan di acara dialog tersebut. Tapi pada intinya menyampaikan bahwa masanya kita semua move on dan merubah cara pandang (mindset) kita dalam melihat komunitas lain di sekitar kita. Apa yang kita simpulkan kemarin tentang orang lain belum tentu sesuai jika kita berani melakukan “klarifikasi” dan berani keluar dari zona nyaman (confort zone) kita.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER