Refleksi peristiwa 9/11

Saya sendiri mendapat pertanyaan yang cukup mengejutkan dan menyudutkan, sekaligus menggambarkan kekurang jujuran. Pertanyaan itu adalah kenapa dalam tahun-tahun terakhir umat Islam semakin banyak yang menjadi radikal (radicalized)? Dan bagaimana sesungguhnya Islam memandang radikalisme? Menentangkah? Atau apakah memang ada justifikasi (pembenaran) radikalisme dari teks-teks agama (religious texts)?

Terus terang pertanyaan seperti ini bukan baru bagi saya. Seringkali di berbagai acara saya mendapatkan pertanyaan yang sama, entah memang untuk tujuan mendapatkan klarifikasi. Atau sebuah pertanyaan dengan tujuan menyudutkan, seolah Islam itu memang demikian.

Oleh karenanya sambil menarik nafas panjang saya memberikan jawaban singkat sebagai berikut:

Satu, mengajak semua pihak untuk sadar sejarah. Bahwa dalam sejarah perjalanan dunia ini, tidak satu pun kelompok manusia yang bisa melepaskan diri dari fase-fase kelam dalam sejarahnya. Tidaklah saya ingkari jika saat ini banyak kejadian-kejadian kekerasan melibatkan orang-orang yang beragama Islam. Tapi apakah dengan itu kelompok lain melupakan sejarah bahwa komunitas mereka pernah juga menjadi pelaku, bahkan lebih buruk dari apa yang melibatkan komunitas Muslim saat ini.

Bahkan hingga detik ini, kekerasan-kekerasan di dunia, bahkan di Amerika sendiri, dilakukan mayoritasnya oleh non Muslim. Saya kemudian memberikan contoh-contoh konkrit, termasuk sekali lagi peristiwa pembantaian komunitas Muslim di Myanmar dan Bosnia, bahkan apa yang dialami minoritas di Amerika saat ini. Saya juga sempat menggelitik memori mereka dengan penjajahan dunia barat di Asia dan Afrika.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER