Malam Lebaran 2017, Ribuan Warga Pekanbaru Ikuti Pawai Takbir

0
40
pawai takbir, takbir keliling, Arsyadjuliandi Rachman
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memukul bedug membuka pawai takbir keliling. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU – Ribuan warga Kota Pekanbaru tumpah-ruah di Jalan Sudirman untuk mengikuti pawai takbir Idul Fitri 1438 Hijriah, yang dilepas keberangkatannya oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dari Jalan Gajah Mada, Sabtu malam (24/6).

“Tahun ini cuaca cerah jadi pawai takbirnya ramai diikuti warga,” ujar Muslim (40) warga Rumbai di Pekanbaru, Sabtu.

Leli (35) juga mengaku kali ini umat Muslim memenuhi dua sisi jalan yang menjadi rute pawai takbir.

Ia dan suami serta anaknya yang masih balita sengaja datang dari Kulim ke Jalan Sudirman untuk menyaksikan iring-iringan mobil hias dengan aneka lampu.

“Teriakan dan gema takbir membuat bulu kuduk merinding, karena dilantunkan oleh peserta pawai bersahutan,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usai melepas peserta pawai dari Jalan Gajah Mada dengan bahagia menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada warga yang hadir.

“Selamat hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah bagi semua warga Provinsi Riau, Minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin,” kata Andi, dilansir dari Antara, Sabtu (24/6).

Andi juga tidak lupa mengucapkan selamat melakukan perjalanan bagi warga Riau yang mudik semoga sampai di kampung halaman tepat waktu tanpa kurang sesuatu apapun.

Sementara itu Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyatakan dirinya memaknai malam takbiran ini ungkapan luapan kegembiraan masyarakat atas kemenangan setelah sebulan penuh mengalahkan hawa nafsu.

“Ini waktu yang pas untuk menyambut perayaan 1 Syawal, harapan kami apa yang telah didapat selama Ramadan menjadikan pola hidup lebih baik dibulan berikutnya,” ujar Firdaus.

Ia juga tidak lupa mengucapkan selamat Idul Fitri bagi warga Pekanbaru.

Jalan Sudirman yang menjadi rute lintasan pawai takbir warga Pekanbaru mulai dari Gajah Mada terus ke Purna MTQ memutar lalu naik ke arah pasar pusat dan memutar di depan Pasar Buah lalu naik ke Diponegoro dipenuhi oleh warga segala usia tua muda, anak-anak dengan barisan kendaraan roda dua masing-masing yang diparkir rapi di badan jalan termasuk roda empat.

Tampak warga dari segala penjuru 12 kecamatan keluar membawa suami/istri serta anak-anak mereka untuk menyaksikan pawai.

Tidak dapat dihindari kemacetan puluhan kilo terjadi di sepanjang jalan utama Sudirman atas dan bawah hingga ke Jalan penghubung seperti A Yani, Jalan Riau, Nangka,Harapan Raya, Durian dan sebagainya.

Kemacetan ini selain akibat pawai, juga dikarenakan warga memakai kedua sisi badan jalan sebagai lokasi memarkirkan kendaraannya sembari menonton.

Kondisi ini diperparah oleh pedagang kaki lima yang menjajakan aneka makanan dan minuman.

Namun demikian, warga tampak menikmatinya didukung cuaca cerah, dan tidak satupun dari mereka yang melewatkan momen ini dengan berfoto swafoto. (IwanY)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

buku ips kelas 6

PKS Minta Pemerintah Selidiki Buku IPS Yudistira

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau meminta pemerintah menyelidiki buku IPS yang diterbitkan PT Yudistira untuk kelas VI SD, karena di salah satu...
zainut tauhid

Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri, MUI: Hukum Imunisasi itu Mubah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak...

Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...